Percepat Revitalisasi Sekolah Pascabencana, Disdik Aceh Tegaskan Komitmen Pendidikan Aman dan Layak

Pendidikan11 Dilihat

Banda Aceh – Upaya membangkitkan kembali dunia pendidikan Aceh pascabencana terus diperkuat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh yang mewakili Gubernur Aceh menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, Selasa, 13 Januari 2026.

Kegiatan strategis ini berlangsung bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

Rakor tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan, khususnya di wilayah Aceh yang terdampak bencana. Fokus utama pembahasan adalah revitalisasi satuan pendidikan agar kembali aman, layak, dan mendukung proses belajar-mengajar yang berkualitas bagi seluruh peserta didik.

Dalam kesempatan itu, Murthalamuddin menyampaikan bahwa pendidikan merupakan sektor fundamental yang tidak boleh terhenti, meskipun daerah menghadapi berbagai tantangan akibat bencana alam. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus menghadirkan sekolah yang tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga aman dan ramah bagi anak-anak Aceh.

“Revitalisasi satuan pendidikan pascabencana bukan sekadar membangun kembali gedung sekolah, tetapi juga memastikan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Ini adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi Aceh,” Murthalamuddin.

Rakor ini juga membahas langkah-langkah strategis percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah, termasuk sinkronisasi data kerusakan, penentuan skala prioritas, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses pemulihan pendidikan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemdikdasmen dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal hak pendidikannya akibat bencana. Menurutnya, pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam proses pemulihan sosial dan pembangunan daerah.

“Sekolah adalah ruang harapan. Ketika sekolah kembali berfungsi dengan baik, semangat belajar anak-anak akan tumbuh kembali, dan itu menjadi modal besar untuk kebangkitan Aceh,” ungkapnya.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Aceh menegaskan langkah konkret dalam mendukung program nasional percepatan revitalisasi satuan pendidikan. Harapannya, seluruh sekolah yang terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali menjalankan fungsi pendidikan secara optimal.

Semangat Bangkit Bersama, Pulihkan Pendidikan Pascabencana menjadi pesan utama dari kegiatan ini. Pemerintah Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung upaya pemulihan pendidikan, karena keberhasilan pembangunan Aceh di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini.

Dengan kerja bersama dan dukungan semua pihak, pendidikan Aceh diharapkan tidak hanya pulih, tetapi bangkit menjadi lebih kuat, berdaya saing, dan bermartabat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *