Berkeringat dan Berlumpur, Plt Kadisdik Aceh Bangun Semangat Inklusi Bersama SLBN Aceh Tamiang

Pendidikan14 Dilihat

Aceh Tamiang — Kebersamaan yang penuh makna terlihat dalam kegiatan Disdik Aceh Seumeugleh yang berlangsung di SLBN Pembina Aceh Tamiang, Minggu (11/1/2026). Di tengah medan berlumpur dan tubuh yang basah oleh keringat, semangat pantang menyerah justru terpancar kuat dari wajah para guru, siswa-siswi berkebutuhan khusus, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP.

Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, menjadi ruang interaksi hangat dan bersahabat antara pimpinan Dinas Pendidikan Aceh dengan keluarga besar SLBN Pembina Aceh Tamiang. Murthalamuddin tampak berbaur tanpa sekat, ikut berkegiatan, bercengkerama, bahkan turut merasakan langsung aktivitas fisik bersama para siswa dan guru.

Meski harus berkeringat dan berkubang lumpur, hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat kebersamaan. Tawa, sorak penyemangat, dan tepuk tangan bergema, menciptakan suasana yang sarat nilai kemanusiaan dan empati. Pemandangan ini menjadi simbol kuat bahwa pendidikan inklusif bukan hanya tentang kebijakan di atas kertas, tetapi tentang kehadiran nyata dan kepedulian yang tulus.

Murthalamuddin, menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kesempatan, dan ruang berkembang.

“Hari ini kita tidak hanya berkegiatan, tetapi sedang membangun semangat. Anak-anak kita di SLB adalah anak-anak hebat, mereka memiliki potensi luar biasa. Tugas kita adalah hadir, mendukung, dan memastikan mereka tumbuh dengan percaya diri serta mendapatkan layanan pendidikan terbaik,” ujar Murthalamuddin di sela kegiatan.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para guru SLB yang selama ini dengan penuh kesabaran dan dedikasi mendampingi siswa berkebutuhan khusus.

“Saya sangat menghargai pengabdian para guru SLB. Ketulusan dan kesabaran bapak-ibu guru adalah pondasi utama keberhasilan pendidikan inklusif di Aceh. Pemerintah Aceh akan terus berupaya memperkuat dukungan, baik sarana, kompetensi, maupun kesejahteraan tenaga pendidik,” tambahnya.

Para guru dan siswa SLBN Pembina Aceh Tamiang pun menyambut hangat kehadiran Murthalamuddin. Kehadiran langsung pimpinan Disdik Aceh di tengah aktivitas mereka dinilai sebagai bentuk perhatian nyata yang memberi energi dan motivasi tersendiri.

Kegiatan Disdik Aceh Seumeugleh ini diharapkan menjadi penguat semangat kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang ramah, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak Aceh, tanpa terkecuali.

Di tengah keterbatasan, semangat pantang kendur terus menyala. Berkeringat dan berlumpur bukan penghalang, melainkan saksi bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu melahirkan inspirasi bagi banyak orang.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *