Lhoksukon – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) internasional asal Korea Selatan, Join Together Society (JTS), meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (9/1/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya awal JTS untuk melihat kondisi riil masyarakat pascabencana sekaligus memetakan kebutuhan mendesak warga di lapangan.
Melalui unggahan di akun Instagram Rully Xabian, diketahui bahwa tim JTS mendatangi beberapa gampong yang mengalami dampak paling parah, di antaranya Gampong Riseh Tunong, Riseh Baroh, dan Riseh Teungoh, serta sejumlah desa lain di wilayah tersebut. Di lokasi, rombongan menyaksikan langsung kerusakan rumah warga, infrastruktur desa, hingga area permukiman yang nyaris hilang akibat terjangan banjir bandang.
Dalam pertemuan dengan tim JTS, Rully Xabian memaparkan kondisi terkini masyarakat Sawang yang masih berada dalam situasi sulit. Ia menekankan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah hunian layak bagi warga yang rumahnya rusak atau hanyut, serta peralatan memasak untuk memenuhi kebutuhan dasar, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.
“Saya jelaskan bahwa masyarakat di sini sangat memerlukan rumah. Selain itu, menjelang Ramadhan, warga juga membutuhkan peralatan memasak agar bisa menjalani ibadah dengan lebih layak,” ujar Rully kepada rombongan JTS.
Tak hanya menyampaikan secara lisan, Rully juga memaparkan data jumlah rumah rusak akibat banjir bandang. Ia bahkan menampilkan kondisi desa-desa yang terdampak melalui peta digital dan citra Google Maps, untuk memberikan gambaran visual yang lebih jelas mengenai skala kerusakan yang terjadi di Kecamatan Sawang.
Kehadiran JTS di Aceh Utara memunculkan harapan besar bagi masyarakat setempat. Mengingat rekam jejak JTS yang telah lama aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Indonesia, warga berharap kunjungan ini dapat membuka jalan masuknya bantuan internasional yang lebih luas.
“Harapan kita semua, semoga bantuan dari PBB bisa masuk ke Kecamatan Sawang melalui JTS,” harap Rully.
Sebagai informasi, Join Together Society (JTS) merupakan organisasi bantuan internasional non-pemerintah yang berbasis di Korea Selatan. Lembaga ini didirikan oleh Ven. Pomnyun Sunim dengan misi utama memberikan bantuan kemanusiaan kepada siapa pun yang membutuhkan, tanpa membedakan ras, etnis, gender, agama, maupun ideologi.
Dalam kiprahnya, JTS berfokus pada berbagai program, mulai dari pertolongan darurat, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur komunitas di wilayah tertinggal dan daerah terdampak bencana. JTS juga dikenal sebagai organisasi saudara (sister organization) dari Jungto Society.
Jangkauan kerja JTS tidak hanya terbatas di Korea Selatan. Lembaga ini memiliki jaringan internasional, termasuk JTS America, yang aktif menangani proyek-proyek kemanusiaan lintas negara, seperti rekonstruksi sekolah di Suriah. Dalam setiap kegiatannya, JTS mengedepankan prinsip berbagi dan kemandirian, dengan menekankan kerja sama bersama masyarakat lokal, bukan sekadar penyaluran bantuan dana.
Sebagai salah satu organisasi non-pemerintah internasional yang terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), JTS kerap bermitra dengan komunitas setempat dalam proses pemulihan pascabencana. Kunjungan ke Sawang Aceh Utara ini diharapkan menjadi langkah awal menuju upaya pemulihan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang.(**)






