Jakarta – Pasokan pangan di Aceh dipastikan dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan. Perum Bulog menyiapkan tambahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 50 ribu ton untuk memperkuat stok beras di Provinsi Aceh, guna menjaga stabilitas ketersediaan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa penambahan stok tersebut akan mendorong total cadangan beras di Aceh melampaui 100 ribu ton, sehingga posisi ketahanan pangan berada pada level yang sangat aman selama Ramadan hingga Idulfitri.
Berdasarkan data Bulog per 8 Januari 2026, stok CBP yang tersimpan di gudang-gudang Bulog Aceh saat ini mencapai 64.889 ton. Dengan tambahan pasokan 50 ribu ton dalam waktu dekat, ketersediaan beras dipastikan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat serta berbagai program pemerintah.
“Ini saya kira cukup untuk kesiapan menghadapi Ramadan. Dan ini akan kami dorong lagi sekitar 50 ribu ton supaya betul-betul posisinya aman di atas 100 ribu ton,” ujar Rizal dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal BNPB, Jumat (9/1/2026).
Tak hanya beras, Bulog juga memastikan ketersediaan komoditas pangan strategis lainnya. Untuk minyak goreng, stok yang tersedia di Aceh saat ini tercatat mencapai 307.220 kiloliter, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.
Selain memperkuat stok pangan jelang Ramadan, Bulog juga aktif menyalurkan bantuan untuk penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Hingga saat ini, Bulog telah menyalurkan 12.561 ton CBP untuk kebutuhan tanggap darurat bencana. Sementara itu, beras cadangan daerah yang telah terserap tercatat sebanyak 154 ton.
Rizal menambahkan, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi.
“Bantuan pangan beras sesuai instruksi Presiden, untuk Aceh totalnya mencapai 8.922 ton, sementara bantuan minyak goreng yang telah disalurkan sebanyak 1.784 liter,” jelasnya.
Dengan penguatan stok dan distribusi bantuan yang terus berjalan, Bulog optimistis pasokan pangan di Aceh akan tetap stabil, aman, dan terkendali hingga memasuki bulan puasa. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mencegah gejolak harga pangan di pasaran selama Ramadan.(**)






