Kakanwil Ditjenpas Maluku Utara Tinjau Program Ketahanan Pangan di Bapas Tidore

Nasional, News8 Dilihat

Maluku Utara – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara, Said Mahdar, terus mendorong penguatan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan peninjauan langsung program ketahanan pangan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tidore, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Kanwil Ditjenpas Maluku Utara, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Kepala Bapas Kelas II Tidore, Kepala Bapas Kelas II Ternate, serta jajaran Kanwil dan pegawai Bapas Kelas II Tidore.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Maluku Utara meninjau langsung lahan ketahanan pangan yang dikelola oleh Bapas Kelas II Tidore. Peninjauan ini bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman yang menjadi komoditas unggulan, sekaligus mengevaluasi sejauh mana program ketahanan pangan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Said Mahdar menyampaikan bahwa program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana pemberdayaan dan pembinaan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap program nasional. Menurutnya, pengelolaan lahan produktif di Bapas merupakan langkah konkret dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, termasuk Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan dan kemandirian nasional.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita memastikan bahwa program ketahanan pangan benar-benar berjalan optimal. Selain mendukung kebijakan nasional, program ini juga memberikan nilai tambah bagi pembinaan klien pemasyarakatan agar lebih mandiri dan produktif,” ujar Said Mahdar.

Ia menambahkan, sinergi antarunit kerja dan keterlibatan seluruh jajaran menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan. Dengan pengelolaan yang baik, lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat, sekaligus menumbuhkan semangat kerja, tanggung jawab, dan keterampilan bagi klien pemasyarakatan yang terlibat.

Kepala Bapas Kelas II Tidore dalam kesempatan tersebut juga memaparkan perkembangan tanaman unggulan yang dibudidayakan di lahan ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa program ini terus dikembangkan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, efektivitas, dan potensi pengembangan ke depan.

Melalui kegiatan monitoring ini, Kanwil Ditjenpas Maluku Utara berharap program ketahanan pangan di Bapas Kelas II Tidore dapat terus ditingkatkan kualitas dan hasilnya. Selain menjadi sarana pembinaan yang bermanfaat, program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar serta memperkuat peran pemasyarakatan dalam mendukung pembangunan nasional.

Dengan komitmen dan pengawasan yang berkelanjutan, jajaran Pemasyarakatan Maluku Utara optimistis dapat menjadikan program ketahanan pangan sebagai salah satu model pembinaan yang produktif, inovatif, dan selaras dengan visi besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *