WBP Lapas Kelas IIB Jailolo Ditempa Kemandirian Lewat Pembersihan Lahan Kacang Tanah

Nasional, News52 Dilihat

JAILOLO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jailolo terus berkomitmen membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan yang bermanfaat melalui program pembinaan kemandirian. Salah satu wujud nyata dari program tersebut terlihat pada Kamis, 8 Januari 2026, ketika para WBP melaksanakan kegiatan pembersihan rumput liar di sekitar area tanaman kacang tanah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan di bidang pertanian yang secara rutin dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Jailolo. Sejak pagi hari, para WBP tampak antusias bekerja bersama membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kacang tanah. Dengan peralatan sederhana, mereka bergotong royong memastikan tanaman dapat tumbuh dengan baik tanpa terganggu oleh rumput liar.

Kalapas Kelas IIB Jailolo melalui jajaran pembinaan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar bertujuan menjaga kebersihan lahan pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi WBP. Melalui aktivitas ini, WBP dibekali pengetahuan praktis tentang pengelolaan lahan, perawatan tanaman, serta pentingnya kerja sama dan disiplin dalam dunia kerja, khususnya di sektor pertanian.

“Program pembinaan kemandirian ini dirancang agar WBP memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka selesai menjalani masa pidana. Pertanian dipilih karena memiliki potensi besar dan dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujar petugas pembina di sela-sela kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan terlihat kental. Para WBP tidak hanya bekerja membersihkan lahan, tetapi juga saling berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait teknik bercocok tanam. Semangat kerja dan kekompakan menjadi nilai tambah yang diharapkan mampu membentuk karakter positif para WBP.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan pembinaan kemandirian seperti ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri WBP. Dengan terlibat langsung dalam aktivitas produktif, WBP diajak untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, sekaligus menanamkan nilai kerja keras dan kemandirian.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Jailolo berencana terus mengembangkan berbagai program pembinaan, khususnya di sektor pertanian dan keterampilan lainnya. Hal ini sejalan dengan upaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga pada pemberdayaan WBP agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *