Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menimpa warga Gampong Neusu Jaya. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga terdampak, sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah, Kamis, 8 Januari 2026.
Dengan penuh empati, Illiza menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah warga dan menyebabkan kerugian materiil. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hari ini kami menyerahkan bantuan masa panik untuk saudara-saudara kita korban kebakaran di Gampong Neusu Jaya. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan memberi kekuatan bagi keluarga yang tertimpa musibah,” ujar Illiza saat menyerahkan bantuan.
Bantuan masa panik yang disalurkan Pemerintah Kota Banda Aceh meliputi kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan korban pada masa darurat, seperti bahan makanan, selimut, perlengkapan tidur, kebutuhan sandang, serta logistik pendukung lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga bertahan di hari-hari awal pascakebakaran, sembari pemerintah melakukan pendataan dan langkah lanjutan untuk pemulihan.
Illiza juga menegaskan bahwa penanganan korban kebakaran tidak berhenti pada penyerahan bantuan awal. Pemerintah Kota Banda Aceh melalui dinas terkait akan terus melakukan pendampingan, memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, serta mengkaji langkah-langkah lanjutan yang diperlukan, termasuk upaya pemulihan tempat tinggal dan bantuan sosial lainnya sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendoakan, menguatkan solidaritas, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat. Ia menekankan pentingnya peran bersama—pemerintah, aparatur gampong, dan masyarakat—dalam upaya pencegahan, seperti memastikan instalasi listrik aman, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan.
“Musibah bisa datang kapan saja. Karena itu, mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pengingat untuk lebih waspada dan saling menjaga. Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus hadir dan berkolaborasi dengan semua pihak demi keselamatan dan kesejahteraan warga,” kata Illiza.
Aksi cepat dan kehadiran langsung Wali Kota Banda Aceh ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, yang dinilai sangat berarti di tengah kondisi sulit pascakebakaran.
Melalui semangat Banda Aceh Kota Kolaborasi, Pemerintah Kota Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus membangun kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, dan memastikan setiap warga yang tertimpa musibah mendapatkan dukungan dan perlindungan yang layak.(**)












