Langkahan Aceh Utara Kembali Dikepung Banjir, Warga Terpaksa Bertahan di Tengah Genangan

Aceh Utara52 Dilihat

ACEH UTARA – Wilayah Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, kembali dilanda banjir. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan hulu dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap, merendam permukiman warga serta lahan pertanian. Kondisi ini kembali memicu keprihatinan, mengingat banjir serupa kerap berulang di wilayah tersebut.

Berdasarkan pantauan terkini, air mulai menggenangi sejumlah gampong di Kecamatan Langkahan sejak beberapa jam terakhir. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mendekati lutut orang dewasa. Genangan air masuk ke rumah-rumah warga, memaksa sebagian masyarakat mengamankan perabotan dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Warga setempat mengungkapkan bahwa banjir kali ini datang cukup cepat. Banyak warga belum sempat melakukan persiapan maksimal karena hujan turun hampir tanpa jeda. Aktivitas harian pun terganggu, mulai dari anak-anak yang kesulitan berangkat sekolah hingga warga yang tidak dapat menjalankan pekerjaan seperti biasa.

“Air naik sejak pagi dan terus bertambah. Kami hanya bisa bertahan di rumah sambil mengamankan barang seadanya,” ujar salah seorang warga Langkahan dengan nada cemas.

Selain permukiman, banjir juga merendam jalan-jalan penghubung antar gampong sehingga akses transportasi menjadi terbatas. Kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas di sejumlah titik. Tak hanya itu, sawah dan kebun milik warga turut tergenang, menimbulkan kekhawatiran akan gagal panen dan kerugian ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Aparatur gampong bersama pihak kecamatan dan unsur terkait terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan juga diminta bersiap melakukan evakuasi apabila kondisi semakin memburuk.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Namun, banjir yang kembali melanda Langkahan ini meninggalkan kelelahan dan kekhawatiran mendalam bagi warga, mengingat bencana serupa sering terjadi dalam kurun waktu yang berdekatan.

Warga berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk penanganan jangka panjang, seperti normalisasi sungai, perbaikan sistem drainase, serta solusi permanen agar banjir tidak terus berulang. Di tengah kondisi sulit ini, masyarakat Langkahan hanya bisa berharap air segera surut dan kehidupan dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *