Menhan RI Tinjau Muara Sungai Seruway Pasca Banjir Bandang Aceh Tamiang

Breakingnews53 Dilihat

Aceh Tamiang — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026). Kunjungan ini menjadi perhatian masyarakat setempat karena Menhan RI turun langsung meninjau kondisi muara sungai pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Menhan RI beserta rombongan tiba di Kecamatan Seruway menggunakan helikopter dan mendarat di lapangan sepak bola yang berada di belakang Kantor Camat Seruway, Desa Tangsi Lama. Kedatangan rombongan disambut dengan pengamanan ketat serta antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kehadiran pejabat tinggi negara di wilayah mereka.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan RI disambut oleh Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., Danrem Lhokseumawe Kolonel Inf Ali Imran, Dandim Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., Kapolres Aceh Tamiang, para komandan batalyon, serta unsur Muspika dari kecamatan setempat.

Agenda utama kunjungan Menhan RI adalah meninjau langsung kondisi muara sungai di Kecamatan Seruway yang terdampak banjir bandang. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana normalisasi sungai, mulai dari kawasan muara hingga ke arah laut, guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.

Menhan RI terlihat berdiskusi dengan jajaran TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait mengenai kondisi geografis wilayah, dampak banjir terhadap pemukiman dan infrastruktur warga, serta langkah-langkah strategis yang perlu diambil untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak. Normalisasi sungai dinilai menjadi salah satu solusi penting untuk mengurangi risiko banjir, terutama di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai yang rawan luapan.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertahanan, terhadap kondisi Aceh Tamiang pascabanjir bandang. Menurutnya, kehadiran Menhan RI menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana serta upaya mitigasi ke depan.

Selain peninjauan lapangan, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, baik dari aspek pertahanan, kebencanaan, maupun pembangunan wilayah. Peran TNI diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, terutama di daerah-daerah rawan bencana seperti Aceh Tamiang.

Setelah rangkaian peninjauan selesai, Menhan RI dan rombongan melanjutkan agenda kunjungan lainnya sebelum kembali meninggalkan Kecamatan Seruway menggunakan helikopter. Kunjungan ini diharapkan membawa dampak positif bagi percepatan penanganan pascabanjir serta menjadi awal dari langkah konkret normalisasi muara sungai demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *