Jembatan Bailey Dipasang, Akses Takengon–Bireuen Kembali Terhubung

Aceh Tengah14 Dilihat

BENER MERIAH – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah tengah Aceh terus dikebut. Pada Kamis, 1 Januari 2026, pemerintah melalui instansi terkait mulai melakukan pemasangan Jembatan Bailey di ruas Jalan Nasional Takengon–Bireuen, tepatnya di Kampung Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah.

Pemasangan jembatan darurat ini menjadi langkah strategis dan mendesak setelah sebelumnya akses jalan nasional tersebut terputus akibat bencana alam yang melanda kawasan Gayo. Kerusakan badan jalan dan jembatan akibat terjangan arus air membuat jalur vital penghubung antarwilayah ini tidak dapat dilalui, sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi logistik sempat terganggu.

Jalan Takengon–Bireuen dikenal sebagai urat nadi perekonomian masyarakat di dataran tinggi Gayo. Jalur ini menghubungkan Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan wilayah pesisir utara Aceh. Terputusnya akses ini berdampak langsung pada mobilitas warga, pengangkutan hasil pertanian, serta distribusi bahan kebutuhan pokok.

Pemasangan Jembatan Bailey dilakukan oleh tim gabungan dengan penuh kehati-hatian dan kecepatan, mengingat kondisi cuaca serta medan yang masih cukup menantang. Jembatan jenis Bailey dipilih karena bersifat modular, mudah dirakit, dan sangat efektif digunakan dalam situasi tanggap darurat bencana.

Pantauan di lapangan menunjukkan proses pemasangan berlangsung intensif dengan melibatkan alat berat serta tenaga teknis berpengalaman. Aparat keamanan turut dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas di sekitar area pekerjaan guna memastikan keselamatan pekerja dan masyarakat.

Keberadaan jembatan darurat ini diharapkan dapat segera memulihkan konektivitas antarwilayah, sehingga roda perekonomian masyarakat kembali bergerak. Selain itu, akses ini juga sangat penting untuk mendukung penyaluran bantuan logistik dan pelayanan darurat bagi warga terdampak bencana di sejumlah desa sekitar.

Masyarakat setempat menyambut baik pemasangan Jembatan Bailey tersebut. Mereka berharap akses jalan nasional ini dapat segera difungsikan, meskipun sementara, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen oleh pemerintah.

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam merespons kondisi darurat dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi pascabencana. Sinergi lintas sektor dan kerja keras di lapangan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan, khususnya di wilayah Kabupaten Bener Meriah dan sekitarnya.

Dengan terpasangnya Jembatan Bailey di Kampung Jamur Ujung, harapan kembali terbuka bagi masyarakat Gayo untuk bangkit, pulih, dan melanjutkan aktivitas kehidupan secara normal.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *