Ribuan ASN Turun Tangan, Relawan Dinas Kesehatan Aceh Gotong Royong Bersihkan Kantor Dinkes Aceh Tamiang Pascabanjir

Pemerintah Aceh31 Dilihat

ACEH TAMIANG – Semangat gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh kembali terlihat nyata dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Pada Senin, 29 Desember 2025, relawan ASN dari Dinas Kesehatan Aceh terlihat bahu-membahu membersihkan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang yang sebelumnya terendam banjir dan menyisakan genangan lumpur tebal.

Dengan mengenakan pakaian kerja lapangan, para ASN tampak menyisir setiap sudut kantor, mulai dari halaman, ruang pelayanan, hingga area administrasi yang dipenuhi lumpur dan sampah sisa banjir. Aktivitas pembersihan dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana, seperti sekop, sapu, dan alat semprot air, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap daerah terdampak.

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan konkret Pemerintah Aceh dalam mempercepat penanganan pascabencana. Gubernur Aceh menginstruksikan penurunan ribuan ASN lintas instansi ke berbagai wilayah terdampak untuk memulihkan sarana dan prasarana publik, termasuk kantor pemerintahan, fasilitas kesehatan, sekolah, serta permukiman warga.

Program gotong royong lintas sektor tersebut diinisiasi sebagai respons cepat atas dampak banjir yang tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung ASN di lapangan, pemerintah berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sekaligus meringankan beban masyarakat setempat.

Khusus untuk Aceh Tamiang, Dinas Kesehatan Aceh mendapat tugas membersihkan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten sebagai salah satu fasilitas vital pelayanan kesehatan. Pasalnya, keberlangsungan pelayanan kesehatan pascabencana menjadi prioritas utama, mengingat potensi munculnya berbagai penyakit akibat banjir, seperti diare, infeksi kulit, hingga demam berdarah.

Selain membersihkan lumpur, para relawan ASN juga membantu menata ulang ruangan, menyelamatkan dokumen yang masih bisa digunakan, serta memastikan lingkungan kantor kembali layak dan higienis. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat operasional kantor sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat segera berjalan normal.

Pemerintah Aceh menegaskan bahwa keterlibatan ASN dalam kegiatan gotong royong ini bukan sekadar bentuk tugas kedinasan, tetapi juga wujud pengabdian dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana. Semangat kebersamaan dan solidaritas menjadi modal penting dalam membangkitkan kembali Aceh dari dampak bencana alam.

Dengan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta dukungan masyarakat, pemulihan pascabencana di Aceh diharapkan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan. Pemerintah Aceh juga memastikan bahwa program gotong royong ASN akan terus berlanjut hingga seluruh fasilitas publik dan permukiman warga benar-benar pulih dan dapat difungsikan secara optimal.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *