Banda Aceh – Dinas Perhubungan Aceh bekerja sama dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Calang mengerahkan KM L Malahayati untuk membantu mobilisasi masyarakat terdampak banjir serta distribusi logistik ke wilayah-wilayah yang terisolir. Kapal tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Minggu dini hari, 7 Desember 2025.
Sebanyak 185 warga yang ingin kembali ke daerah asal mereka diangkut menggunakan kapal ini. Selain itu, KM L Malahayati juga membawa 50 ton bantuan kemanusiaan dari berbagai lembaga untuk dikirimkan ke Krueng Geukeuh dan Kuala Langsa.
Kapal yang berhomebase di Pelabuhan Calang ini selama ini melayani rute pelayaran perintis di wilayah barat selatan Aceh. Pada masa tanggap darurat banjir, KM L Malahayati akan beroperasi hilir mudik guna mendukung mobilitas warga serta mempercepat distribusi bantuan ke wilayah yang terdampak parah.
Pengoperasian kapal ini merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Aceh Nomor 500.11/18623 tertanggal 1 Desember 2025 yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI. Surat tersebut meminta dukungan kapal perintis untuk mengangkut logistik akibat banyaknya ruas jalan nasional dan provinsi yang terputus, termasuk akses Banda Aceh–Medan.
Bagi masyarakat atau lembaga yang ingin mengirimkan bantuan melalui KM L Malahayati dapat menghubungi narahubung di 0822-8521-3668. Informasi jadwal keberangkatan kapal tersedia di media sosial Kantor UPP Calang dan Dinas Perhubungan Aceh.(**)






