Bantuan Logistik SEKBER Relawan Mualem-DekFadh Aceh Diterjunkan ke Korban Banjir dan Tanah Longsor

Breakingnews210 Dilihat

Banda Aceh – Sekretariat Bersama (SEKBER) Relawan Mualem-DekFadh Aceh melalui Wakil Sekretarisnya, Jamal Luddin (Rohit), langsung terjun ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan logistik (sembako) kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

​Bencana yang melumpuhkan 18 kabupaten/kota ini telah menyebabkan terputusnya akses koneksi dan pasokan logistik. Situasi korban dilaporkan sangat serius, dengan banyak warga kehilangan makanan, pakaian, dan harta benda lainnya yang hanyut terseret arus banjir.

​Seruan kepada Tim dan Fokus Daerah Terpencil

​Dalam kesempatan tersebut, Jamal Luddin menyatakan keprihatinannya atas situasi yang dialami masyarakat. Ia menghimbau kepada tim yang telah mengumpulkan bantuan di tingkat provinsi untuk segera mendistribusikannya kepada para korban.

​”Kami meminta tim agar menelusuri dan menjangkau daerah-daerah terpencil yang belum tersentuh bantuan logistik,” tegas Rohit.

​Perjuangan Berat Tim Relawan

​Sebelumnya, tim SEKBER Relawan Mualem-DekFadh Aceh telah lebih dulu berada di lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan saat banjir masih berlangsung.

​Tim menghadapi tantangan berat. Bahkan, mobil tim sempat terbawa arus deras sehingga relawan harus keluar melalui jendela mobil dan berjuang menyeret kendaraan ke daratan.

​Komitmen SEKBER Relawan Mualem-DekFadh Aceh

​SEKBER Relawan Mualem-DekFadh Aceh menyatakan bahwa arus saat kejadian sangat kuat, mampu merusak fasilitas dan properti masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus berjuang dalam upaya evakuasi korban di lokasi dengan akses terbatas, meskipun menghadapi kondisi ekstrem.

Selain itu, Syech Wan Sekjend SEKBER Relawan Mualem-DekFadh Aceh dan Pengurus lainnya di Provinsi juga terus menggalang bantuan berupa donasi dana dan bahan pangan/sembako.

Kami berharap para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini, dan semoga setiap uluran bantuan menjadi amalan di akhirat nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *