Harga Sembako Melonjak, Ketua DPRK Banda Aceh Turun Tangan: “Jangan Ada yang Menyulitkan Rakyat di Masa Sulit!”

Banda Aceh – Lonjakan harga sejumlah komoditi pangan dalam beberapa hari terakhir membuat masyarakat Banda Aceh semakin resah. Untuk memastikan situasi di lapangan dan mencari penyebab kenaikan harga, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST, beserta sejumlah anggota lainnya turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di ibu kota provinsi tersebut.

Sidak dilakukan pada Sabtu pagi dan menyasar beberapa komoditi yang mengalami kenaikan paling tajam seperti cabai, telur, bawang, dan sayuran segar. Irwansyah tampak berdialog dengan para pedagang, pemasok, hingga pembeli untuk mendapatkan gambaran utuh terkait persoalan yang terjadi di tengah kondisi Aceh yang sedang ditimpa bencana banjir.

Dalam kunjungannya, Irwansyah menyatakan bahwa pihaknya memahami kesulitan para pedagang, terutama terkait pasokan barang yang terhambat akibat banjir dan longsor. Sejumlah jalur transportasi terputus sehingga barang dari luar daerah datang terlambat atau dalam jumlah sangat terbatas. Kondisi ini menyebabkan harga naik secara signifikan.

Namun demikian, Irwansyah menegaskan agar pedagang tetap menjaga kewajaran harga. Meskipun distribusi terganggu dan biaya logistik meningkat, tidak boleh ada yang memanfaatkan situasi bencana untuk meraih keuntungan berlebihan.

“Kita ingin memastikan bahwa lonjakan harga ini bukan karena permainan oknum tertentu. Masyarakat kita sedang dalam masa yang sangat sulit. Jangan ada yang menambah beban mereka dengan menaikkan harga sesuka hati,” ujar Irwansyah saat meninjau salah satu lapak pedagang.

Pedagang Mengeluh Pasokan Seret dan Harga Modal Tinggi

Dalam dialog yang dilakukan, sejumlah pedagang mengaku bahwa mereka juga tidak punya banyak pilihan selain menyesuaikan harga karena pasokan datang terbatas dan harga dari pemasok meningkat drastis. Misalnya, harga cabai yang sebelumnya stabil kini melonjak karena sebagian besar suplai dari luar Aceh tidak dapat masuk melalui jalur darat.

Mendengar keluhan ini, Irwansyah menyampaikan bahwa pihak legislatif akan meminta pemerintah kota, khususnya dinas terkait, untuk segera menggelar rapat koordinasi darurat guna mencari solusi terbaik dalam menjaga stabilitas harga.

Irwansyah juga menginstruksikan agar instansi terkait memperketat pengawasan di pasar serta mempercepat penambahan stok melalui berbagai jalur distribusi.

“Pemerintah kota harus memastikan bahwa pasokan komoditi pokok segera distabilkan. Jika perlu, gunakan jalur udara atau laut agar pasokan cepat masuk dan harga bisa kembali normal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap pedagang besar dan distributor harus dilakukan secara ketat agar tidak terjadi penimbunan yang justru memperburuk keadaan.

DPRK Siap Mendorong Pemerintah Hadir di Tengah Warga

Di akhir sidak, Irwansyah menyampaikan komitmen bahwa lembaga legislatif akan terus mengawal persoalan ini hingga harga kembali stabil. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir di tengah masyarakat, terlebih ketika bencana banjir telah memukul kondisi ekonomi warga.

“Saat ini masyarakat sedang menghadapi masa-masa tersulit. Harga barang yang naik akan membuat mereka semakin terjepit. Kami di DPRK akan terus mengawasi, mendorong, dan memastikan pemerintah kota bertindak cepat agar beban warga tidak semakin berat,” tegasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *