“Banjir Terparah 2025, Kota Medan Lumpuh: Sungai Meluap, Rumah Hanyut, dan Jalan Utama Terendam Hingga Satu Meter”

Breakingnews47 Dilihat

Medan – Kota Medan kembali diguncang bencana banjir besar setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari, Kamis (27/11/2025). Derasnya intensitas hujan membuat tiga sungai utama—Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan—meluap dan menghantam permukiman warga di berbagai kecamatan.

Luapan air terjadi secara cepat, hanya dalam hitungan jam debit sungai meningkat drastis hingga menyebabkan banjir setinggi 50 centimeter hingga satu meter di sejumlah titik. Warga yang tinggal di bantaran sungai tak sempat menyelamatkan banyak barang berharga karena air naik mendadak sebelum matahari terbit.

“Air datang tiba-tiba seperti dikepecut dari hulu, kami panik karena begitu buka pintu, arus sudah masuk ke rumah,” ujar seorang warga di kawasan Kesawan.

Rumah Hanyut dan Jalan Utama Lumpuh

Tidak hanya merendam ribuan rumah, derasnya arus banjir bahkan menghanyutkan beberapa rumah warga yang berada persis di tepi aliran sungai. Video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan bangunan semi permanen ikut terseret arus tanpa bisa diselamatkan.

Puluhan ruas jalan strategis seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Brigjen Katamso, Jalan AH Nasution, dan sejumlah titik di Medan Johor, Medan Maimun, serta Medan Marelan berubah menjadi lautan air. Kendaraan tampak terjebak dan tidak dapat melewati genangan, menyebabkan kemacetan panjang dan membuat aktivitas masyarakat lumpuh total sejak pagi.

Banjir Terparah Sepanjang 2025

Berdasarkan laporan terkini dari relawan dan petugas BPBD di lapangan, banjir kali ini disebut sebagai salah satu yang terburuk sepanjang tahun 2025. Selain tingkat curah hujan yang tinggi, banjir diperparah oleh kondisi drainase yang tidak mampu menampung volume air serta penumpukan sampah di sejumlah aliran sungai.

“Ini yang paling parah tahun ini. Air naik lebih cepat dari biasanya dan wilayah terdampak sangat luas,” kata seorang petugas BPBD Medan.

Sejumlah warga kini mengungsi ke tempat lebih aman seperti masjid, gedung pertemuan, dan posko darurat yang mulai disiapkan aparat. Sementara itu, tim gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan memastikan keselamatan warga, terutama anak-anak dan lansia.

Pemerintah Minta Warga Tetap Waspada

Pemerintah Kota Medan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih tinggi. Pihak berwenang juga mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri melewati jalan-jalan yang terendam banjir karena arus air di beberapa titik cukup kuat dan membahayakan.

Informasi lanjutan mengenai penanganan banjir dan update kondisi di lapangan dapat dibaca melalui kanal berita resmi.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *