Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi menobatkan sembilan Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh tahun 2026 di Hotel Amel Convention Hall, Jumat, 30 Oktober 2026 malam.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah kepada para pemenang didampingi Kepala Dispora Banda Aceh Reza Kamilin dan dewan juri.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah mengapresiasi semangat para pemuda. Ia menyebut Banda Aceh memiliki 271.552 penduduk, dimana 43.806 jiwa atau 16,13 persennya adalah anak muda usia 16-25 tahun.
“Masa depan kota ini, denyut nadi kreativitasnya, ada di tangan kalian semua! Ini sejalan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang baru kita peringati 28 Oktober,” ujar Afdhal.
Afdhal menyampaikan tiga pesan utama kepada para pemuda. “Pertama, jadilah penggerak perubahan positif. Berani mengajak teman sebaya melakukan hal hebat di bidang kewirausahaan, sosial, budaya, pendidikan dan inovasi teknologi.”
Kedua, mewaspada dan menjauhi hal merusak Afdhal memaparkan tantangan nyata: Polresta Banda Aceh menangani 38 kasus narkotika dengan 57 tersangka (Januari-Mei 2026), Satlantas menindak 80 motor knalpot brong terkait balap liar di Ulee Lheue, serta 31 temuan kasus HIV baru dari skrining sembilan Puskesmas.
Ketiga, mari bersama kita wujudkan Kota Kolaborasi melalui program Puskesmas Keliling, bantuan Baitul Mal, KTP door to door, Dokter Saweu Sikula, Banda Aceh Academy, dan Aplikasi Usaha Teman,” ujar wakil wali kota.
Sementara itu, Kadispora Reza Kamilin dalam laporannya menyampaikan, sembilan pemuda pelopor tersebut berasal dari tiga bidang atau kategori.
Bidang Agama, Sosial dan Budaya: Juara I Haifa Ghalda, Juara II M. Geubry Al Fattah Budia, dan Juara III MJ Thabari. Bidang Pendidikan dan Inovasi Teknologi: Juara I Ayu Wahyuni, Juara II Irfan Rahmad Ghafar, dan Juara III Ika Putri Maulidza.
Kemudian Bidang Pangan, SDA, Lingkungan dan Pariwisata: Juara I Nur Rafiqa, Juara II Zahlul Nugraha, dan Juara III Sagti Aprilian.
Masing-masing juara mendapatkan piagam penghargaan, pin pemuda pelopor, dan uang pembinaan. “Dari total 25 pendaftar, terjaring 13 finalis setelah kita verifikasi sesuai Juknis Kemenpora,” ujarnya.
“Pemuda Pelopor Kota ini nantinya akan kembali berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional. Mudah-mudahan mampu mengharumkan nama Kota Banda Aceh,” kata Reza.






