Aceh Besar – Dalam upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 02/Sukamakmur Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Sertu Khairul, melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di Pasar Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (25/06/2026).
Kegiatan ini dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk mengecek harga serta ketersediaan berbagai komoditas penting. Monitoring tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok di wilayah binaan.
Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa sebagian harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, terutama pada komoditas cabai hijau, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, serta beberapa jenis sayur dan ikan. Kenaikan juga terjadi pada komoditas ayam potong, telur ras, serta gas elpiji baik ukuran 3 Kg maupun 12 Kg.
Sementara itu, beberapa bahan pokok lainnya masih terpantau stabil, seperti tepung terigu, mentega, kacang tanah, daging sapi, serta sejumlah komoditas sayuran seperti kentang dan tomat. Harga beras dari berbagai merek juga relatif stabil dan masih dalam batas wajar di pasaran.
Menariknya, harga cabai merah justru mengalami penurunan dibandingkan harga normal, yang menjadi kabar baik bagi masyarakat. Di sisi lain, harga pupuk bersubsidi maupun non-subsidi juga masih berada pada tingkat harga yang sama seperti sebelumnya, sehingga tidak berdampak pada sektor pertanian dalam waktu dekat.
Sertu Khairul menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi pasar tetap terkendali serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Melalui pengecekan langsung di pasar, kita dapat mengetahui perkembangan harga secara riil sekaligus memastikan ketersediaan stok tetap mencukupi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi dengan para pedagang dan warga.






