Aceh Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur terus menunjukkan progres pembangunan yang signifikan di wilayah pedesaan. Berbagai sasaran fisik yang menjadi prioritas pembangunan kini memasuki tahap akhir pengerjaan dan mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Desa Alue Canang dan Desa Jambo Labu, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Senin (11/05/2026).
Salah satu sasaran fisik yang kini hampir rampung adalah pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Desa Alue Canang. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus bekerja maksimal menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pemasangan septic tank, penataan sistem sanitasi, hingga plaster dinding bangunan MCK.
Di lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD tampak berjibaku bersama warga dalam suasana penuh semangat gotong royong. Proses plaster dinding dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari tahap finishing sebelum nantinya dilanjutkan ke proses pengecatan.
Pembangunan fasilitas MCK tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat melalui penyediaan sarana sanitasi yang layak, bersih, dan sehat.
Pengawas pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur, Lettu Muslim, mengatakan bahwa progres pembangunan MCK berjalan sesuai target dan saat ini telah memasuki tahapan penting menuju penyelesaian akhir.
“Alhamdulillah, progres pembangunan MCK terus menunjukkan perkembangan yang baik. Selain pemasangan septic tank dan sistem sanitasi, saat ini personel juga melaksanakan plaster dinding bangunan. Setelah tahap ini selesai, pengerjaan akan dilanjutkan ke proses pengecatan sebagai tahapan akhir agar fasilitas ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Lettu Muslim.
Ia menambahkan, pembangunan MCK tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga.
Di sela-sela peninjauan lokasi, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Novi Widyanto, S.E., turut memberikan dukungan moril kepada personel Satgas yang tengah melaksanakan pengerjaan di lapangan.
Dansatgas mengapresiasi semangat dan kekompakan personel Satgas bersama masyarakat dalam menyelesaikan sasaran fisik TMMD. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Saya bangga dengan semangat personel Satgas dan masyarakat yang tetap kompak bekerja di lapangan. Tetap jaga kesehatan, keselamatan kerja, dan pastikan hasil pembangunan ini benar-benar berkualitas serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegas Letkol Inf Novi Widyanto.
Kehadiran Dansatgas di tengah-tengah personel menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota Satgas yang terus bekerja menyelesaikan pembangunan demi tercapainya target program TMMD tepat waktu.
Selain pembangunan fasilitas MCK, program TMMD Reguler ke-128 juga terus mempercepat pengerjaan pembangunan akses jalan penghubung antara Desa Alue Canang dan Desa Jambo Labu yang kini telah memasuki tahap akhir pengerjaan.
Jalan yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan lubang kini tampak jauh lebih baik dan layak digunakan masyarakat. Pembangunan jalan tersebut menjadi harapan baru bagi warga, terutama para petani dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi akses tersebut untuk membawa hasil kebun dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
Personel Satgas TMMD bersama masyarakat terlihat terus bergotong royong menyelesaikan pengerjaan badan jalan dengan penuh semangat kebersamaan.
Salah seorang warga sekaligus petani pisang asal Desa Jambo Labu, Junaidi, mengaku sangat bersyukur dan terharu melihat perubahan besar yang terjadi pada akses jalan di desanya.
Menurutnya, selama ini kondisi jalan yang berlumpur sering menjadi kendala utama bagi masyarakat, terutama saat musim hujan tiba.
“Dulu kalau lewat jalan ini rasanya seperti mengadu nasib bersama lumpur, kadang motor tergelincir, hasil kebun pun sering terlambat sampai. Sekarang saya lihat jalannya sudah bagus, hati kami warga ikut senang. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI, bukan cuma bangun jalan, tapi seperti membuka jalan rezeki kami juga,” ungkap Junaidi penuh haru.
Di lokasi yang sama, Babinsa Desa Jambo Labu, Sertu Amin, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu membuka keterisolasian akses masyarakat desa melalui program TMMD.
Menurutnya, keberadaan jalan yang baik akan sangat membantu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian warga.
“Alhamdulillah progres pengerjaan jalan saat ini sudah hampir rampung dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat. Harapan kami, setelah selesai nanti jalan ini benar-benar dijaga bersama. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk sama-sama merawat fasilitas ini, jangan dibiarkan rusak, karena jalan ini milik kita bersama dan manfaatnya untuk anak cucu ke depan,” pesan Sertu Amin.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto menegaskan bahwa pembangunan akses jalan tersebut merupakan salah satu prioritas utama dalam program TMMD guna mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Menurutnya, jalan bukan hanya sekadar sarana penghubung, namun juga menjadi simbol hadirnya negara melalui TNI untuk membantu mempercepat pembangunan dan membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman.
“Melihat progres pembangunan yang hampir selesai tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun lebih dari itu, yang paling membahagiakan adalah ketika masyarakat mulai merasakan manfaat nyata dari hasil kerja bersama ini. Jalan ini bukan sekadar hamparan pengerasan, tetapi simbol hadirnya negara melalui TNI untuk membantu membuka akses, mempercepat roda ekonomi, dan mempererat hubungan antarwilayah,” ujar Dansatgas.
Dengan progres pembangunan yang terus mendekati penyelesaian, program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam bidang kesehatan lingkungan maupun peningkatan akses transportasi dan perekonomian warga desa.
Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat juga menjadi bukti kuat bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga dalam setiap upaya pembangunan demi kesejahteraan bersama.






