Dorong Inovasi dan Literasi, Kadisdik Aceh Kunjungi Sekolah di Aceh Timur

Pendidikan31 Dilihat

Aceh Timur — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh terus digencarkan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya ditunjukkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthala Murthalamuddin, yang melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di Aceh Timur pada 28 April 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu pendidikan, baik dari sisi tenaga pendidik maupun peserta didik. Dalam agenda tersebut, Murthala menyambangi beberapa sekolah unggulan, yakni SMAN 1 Madat, SMAN 1 Simpang Ulim, SMKN 1 Simpang Ulim, SMKN 1 Indra Makmur, dan SMAN 1 Indra Makmur.

Di setiap sekolah yang dikunjungi, Murthala menyampaikan pesan tegas kepada para guru agar terus berinovasi dan mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai inspirator yang mampu membangun semangat belajar siswa di tengah tantangan era digital.

“Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan relevan dengan kebutuhan masa kini. Inovasi dalam pembelajaran menjadi kunci agar siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif,” ujarnya dalam salah satu sesi dialog bersama tenaga pendidik.

Selain memberikan arahan kepada guru, Murthala juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para siswa. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan motivasi agar para pelajar terus membangun karakter yang kuat, disiplin, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Ia juga menyoroti pentingnya budaya literasi sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan di masa depan.

“Minat baca harus terus ditingkatkan. Dari membaca, kita membuka wawasan dan memperluas cara berpikir. Ini adalah bekal penting untuk menghadapi tantangan global,” pesannya kepada para siswa.

Kunjungan kerja ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Para kepala sekolah dan guru mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kondisi pendidikan di daerah, sekaligus berharap adanya dukungan berkelanjutan dalam bentuk program dan fasilitas penunjang.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh elemen pendidikan di Aceh Timur untuk terus berbenah dan berinovasi. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, guru, dan siswa, cita-cita mewujudkan generasi Aceh yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif di tingkat nasional maupun global semakin dekat untuk dicapai.(**)