Banda Aceh – Dalam upaya memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah masyarakat, Babinsa setempat, Sertu Rajuli, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di Pasar Tradisional Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Selasa (24 Maret 2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam memonitor perkembangan situasi wilayah, khususnya terkait kondisi ekonomi masyarakat. Dengan turun langsung ke pasar, Sertu Rajuli berinteraksi dengan para pedagang serta pembeli guna memperoleh informasi terkini mengenai harga dan ketersediaan sembako.
Dalam pemantauannya, Babinsa mendapati bahwa sebagian besar harga kebutuhan pokok relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan. Hal ini, menurutnya, masih dalam batas wajar dan tidak terlalu berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali serta ketersediaannya mencukupi bagi masyarakat. Selain itu, kami juga menjalin komunikasi dengan para pedagang untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi,” ujar Sertu Rajuli.
Melalui komunikasi sosial yang terjalin, Babinsa juga mengimbau para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat luas.
Para pedagang pun menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar. Mereka merasa diperhatikan dan berharap kegiatan pemantauan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi pasar tetap kondusif dan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang wajar, sehingga stabilitas ekonomi di wilayah Kecamatan Syiah Kuala dapat terus terjaga.






