{"id":66910,"date":"2026-10-23T08:12:12","date_gmt":"2026-10-23T01:12:12","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=66910"},"modified":"2026-10-23T08:13:38","modified_gmt":"2026-10-23T01:13:38","slug":"pupr-banda-aceh-pulihkan-empat-pompa-underpass-beurawe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/23\/pupr-banda-aceh-pulihkan-empat-pompa-underpass-beurawe\/","title":{"rendered":"PUPR Banda Aceh Pulihkan Empat Pompa Underpass Beurawe"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh kembali mengaktifkan sistem pompa air di Underpass Beurawe setelah melakukan pemasangan dua unit pompa yang sebelumnya tidak berfungsi akibat pencurian kabel pada Mei 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya pemulihan tersebut dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan yang berlangsung sejak Selasa hingga Kamis, 22 Oktober 2026. Dengan selesainya pekerjaan tersebut, kini empat unit pompa air yang tersedia di Underpass Beurawe telah kembali berfungsi dan dapat dioperasikan sebagaimana mestinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh, Rulli Syahreza, mengatakan pemasangan kembali dua unit pompa tersebut merupakan bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur untuk memastikan sistem pengendalian air di kawasan underpass dapat bekerja secara optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPascapencurian kabel di Underpass Beurawe pada bulan Mei lalu, mulai dari hari Selasa sampai hari ini kami melakukan pemeliharaan underpass dengan memasang kembali dua pompa air,\u201d kata Rulli saat berada di Underpass Beurawe, Kamis (22\/10\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, pencurian kabel yang terjadi beberapa bulan lalu berdampak terhadap operasional pompa air di lokasi tersebut. Karena itu, Dinas PUPR melakukan penanganan agar seluruh fasilitas pendukung pengendalian air dapat kembali digunakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Rulli, dengan selesainya pemasangan dua unit pompa tersebut, seluruh pompa yang tersedia di Underpass Beurawe kini telah pulih dan dapat beroperasi dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPemeliharaan yang kita lakukan yaitu pemasangan kembali dua pompa sehingga saat ini ada empat pompa di Underpass Beurawe yang sudah berfungsi kembali dengan baik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Optimalisasi Sistem Pengendalian Air<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain memulihkan operasional pompa, Dinas PUPR Banda Aceh juga merencanakan pembersihan kolam penampungan air atau sump pit di kawasan Underpass Beurawe.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembersihan tersebut menjadi bagian penting dari pemeliharaan infrastruktur karena kolam penampungan berfungsi menampung air yang masuk ke area underpass sebelum dialirkan keluar menggunakan pompa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi kolam yang bersih diharapkan dapat mendukung kinerja pompa agar lebih maksimal, terutama ketika volume air yang masuk meningkat akibat hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rulli mengatakan, pembersihan kolam penampungan diperlukan agar sistem pompa dapat bekerja secara optimal dan dioperasikan secara bergantian sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, pemeliharaan tidak hanya difokuskan pada pemulihan peralatan yang sebelumnya tidak berfungsi, tetapi juga pada perawatan komponen pendukung sistem pengendalian air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan empat pompa yang kembali beroperasi diharapkan dapat memperkuat kesiapan infrastruktur Underpass Beurawe dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan debit air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perawatan Infrastruktur Perlu Dilakukan Berkelanjutan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Underpass merupakan salah satu infrastruktur transportasi yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pengelolaan air. Posisi jalan yang berada di bawah permukaan jalan sekitarnya membuat sistem drainase dan pompa air memiliki peran penting untuk menjaga kondisi jalur tetap aman dan dapat dilalui kendaraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila sistem pengendalian air tidak berfungsi secara optimal, air berpotensi menggenangi badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, pemeliharaan rutin terhadap pompa, kolam penampungan, dan saluran pembuangan air menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi underpass.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain pemeliharaan teknis, perlindungan terhadap fasilitas umum juga perlu mendapat perhatian bersama. Kasus pencurian kabel yang sebelumnya mengganggu operasional pompa menjadi pengingat bahwa fasilitas pendukung infrastruktur harus dijaga agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan kembali berfungsinya empat unit pompa air tersebut, Dinas PUPR Kota Banda Aceh berharap sistem pengendalian air di Underpass Beurawe dapat bekerja lebih optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembersihan kolam penampungan yang direncanakan selanjutnya juga diharapkan dapat menunjang kinerja pompa, sehingga infrastruktur tersebut tetap terpelihara dan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Kota Banda Aceh.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/23\/pupr-banda-aceh-pulihkan-empat-pompa-underpass-beurawe\/\" title=\"PUPR Banda Aceh Pulihkan Empat Pompa Underpass Beurawe\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":66911,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2945],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-66910","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemko-banda-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66910"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66914,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66910\/revisions\/66914"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66910"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=66910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}