{"id":65905,"date":"2026-10-04T06:59:27","date_gmt":"2026-10-03T23:59:27","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=65905"},"modified":"2026-10-04T07:03:41","modified_gmt":"2026-10-04T00:03:41","slug":"gempa-m59-guncang-79-km-barat-daya-aceh-jaya-tak-berpotensi-tsunami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/04\/gempa-m59-guncang-79-km-barat-daya-aceh-jaya-tak-berpotensi-tsunami\/","title":{"rendered":"Gempa M5,9 Guncang 79 Km Barat Daya Aceh Jaya, Tak Berpotensi Tsunami"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>ACEH JAYA \u2013<\/strong> Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah sekitar Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, pada Minggu, 4 Oktober 2026, pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi awal yang diterima, gempa tersebut terjadi pada pukul 06.36.31 WIB. Pusat gempa berada sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Jaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Aceh dan sekitarnya. Masyarakat yang merasakan getaran diimbau tetap tenang serta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Informasi yang disampaikan menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Kendati demikian, masyarakat yang berada di wilayah pesisir tetap diharapkan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gempa bumi merupakan fenomena alam yang dapat terjadi secara tiba-tiba sehingga masyarakat perlu memahami langkah-langkah keselamatan ketika guncangan berlangsung. Saat gempa terjadi, masyarakat di dalam bangunan disarankan segera berlindung di bawah meja atau benda kokoh, menjauh dari kaca dan benda yang berpotensi jatuh, serta tidak terburu-buru menggunakan lift.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah guncangan berhenti, masyarakat dapat keluar dari bangunan secara tertib menuju tempat yang lebih aman dengan tetap memperhatikan kondisi sekitar. Warga juga diminta memeriksa kemungkinan kerusakan pada rumah atau bangunan sebelum kembali masuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa M5,9 tersebut masih menunggu pemutakhiran dari instansi terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masyarakat di Aceh diimbau memperoleh perkembangan informasi gempa dari sumber resmi, terutama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah dan instansi kebencanaan juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah terdampak untuk memastikan situasi tetap aman setelah terjadinya gempa.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH JAYA \u2013 Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah sekitar <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/10\/04\/gempa-m59-guncang-79-km-barat-daya-aceh-jaya-tak-berpotensi-tsunami\/\" title=\"Gempa M5,9 Guncang 79 Km Barat Daya Aceh Jaya, Tak Berpotensi Tsunami\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":65906,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[12455],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-65905","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-breakingnews"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65905"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65909,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65905\/revisions\/65909"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65905"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=65905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}