{"id":65490,"date":"2026-09-27T13:31:09","date_gmt":"2026-09-27T06:31:09","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=65490"},"modified":"2026-09-27T13:31:09","modified_gmt":"2026-09-27T06:31:09","slug":"zulherman-yong-cik-terhenti-sementara-muscab-percasi-aceh-tamiang-imbang-11-11-ayo-hadir-penuh-bawa-yong-cik-menang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/27\/zulherman-yong-cik-terhenti-sementara-muscab-percasi-aceh-tamiang-imbang-11-11-ayo-hadir-penuh-bawa-yong-cik-menang\/","title":{"rendered":"Zulherman &#8220;Yong Cik&#8221; Terhenti Sementara, Muscab Percasi Aceh Tamiang Imbang 11\u201311 \u2014 Ayo Hadir Penuh, Bawa Yong Cik Menang!"},"content":{"rendered":"<p>Zulherman &#8220;Yong Cik&#8221; Terhenti Sementara, Muscab Percasi Aceh Tamiang Imbang 11\u201311 \u2014 Ayo Hadir Penuh, Bawa Yong Cik Menang!<\/p>\n<p>ACEH TAMIANG &#8211; Dailymail Indonesia<\/p>\n<p>Harapan pendukung Zulherman sempat tertahan di detik-detik akhir. Pemilihan Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Aceh Tamiang periode 2026\u20132030 yang digelar di Best Kopi, Karang Baru, Sabtu (26\/9\/2026), berakhir dramatis. Kandidat andalan publik sekaligus jurnalis Zulherman atau yang akrab disapa Yong Cik, harus berbagi suara sama rata dengan rivalnya, sehingga Musyawarah Cabang diputuskan untuk diulang.<\/p>\n<p>Suasana berlangsung sangat ketat. Dari 29 pemilik hak suara yang terdaftar, hanya 22 orang hadir dan sah memberikan suara. Hasil akhirnya: Zulherman meraih 11 suara, begitu juga lawannya, M. Tasya.<\/p>\n<p>Bagi pendukung Yong Cik, angka ini adalah bukti nyata kepercayaan yang besar \u2014 namun belum cukup untuk menang langsung.<\/p>\n<p>\u201cHari ini sungguh menegangkan. Pertarungan berakhir seimbang, masing-masing sebelas suara,\u201d ujar Ketua Panitia Amir Hamzah mengumumkan hasil di hadapan forum.<\/p>\n<p>Zulherman: Pemain yang Mengerti Hati Komunitas, Punya Visi Jelas Majukan Catur Tamiang<\/p>\n<p>Di balik hasil imbang tersebut, Zulherman bukan sekadar nama. Dikenal luas sebagai jurnalis yang kritis sekaligus pemain catur andalan Bumi Muda Sedia, ia telah lama menjadi wajah yang akrab di setiap ajang pertandingan catur Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>Kehadirannya dalam perebutan kursi ketua disambut antusiasme tinggi, karena ia dianggap sosok yang mengerti seluk-beluk dunia catur dari sisi pemain, dekat dengan akar rumput, serta memiliki rencana kerja yang nyata dan terukur.<\/p>\n<p>Zulherman menyampaikan visi dan misi yang menjadi landasan perjuangannya:<\/p>\n<p>Visi:<\/p>\n<p>\u201cMewujudkan Percasi Aceh Tamiang yang Transparan, Mandiri, dan Berprestasi \u2014 Dekat dengan Pemain, Melahirkan Juara.\u201d<\/p>\n<p>Misi:<\/p>\n<p>1.\u00a0\ud83c\udfaf Meningkatkan prestasi atlet agar Aceh Tamiang mampu bersaing di tingkat Provinsi maupun Nasional<br \/>\n2.\u00a0\ud83c\udfe0 Mendirikan Sekretariat Tetap Percasi \u2014 agar organisasi punya rumah, tempat berkumpul, dan pusat kegiatan yang layak<br \/>\n3.\u00a0\u265f\ufe0f Menggelar Turnamen Antar Siswa Tingkat SMA\/Sederajat di seluruh Aceh Tamiang, guna menjaring bibit-bibit unggul sejak dini<br \/>\n4.\u00a0\ud83e\udd1d Menyempurnakan Struktur Organisasi secara menyeluruh, membangun kebersamaan antar pengurus, pelatih, dan atlet<br \/>\n5.\u00a0\ud83d\udce2 Membangun Keterbukaan Informasi \u2014 setiap langkah dan keuangan Percasi diketahui publik, tidak ada yang tertutup rapat<\/p>\n<p>\u201cSaya bukan datang untuk sekadar memimpin, tapi untuk bekerja bersama-sama. Catur Tamiang milik kita semua,\u201d ucap Zulherman di hadapan para pemilih.<\/p>\n<p>Dukungan yang diraihnya \u2014 separuh lebih dari suara sah \u2014 membuktikan bahwa banyak pihak menaruh harapan besar kepadanya untuk membawa Percasi Aceh Tamiang ke arah yang lebih transparan, aktif, dan dekat dengan para pemain.<\/p>\n<p>\ud83d\udce2 AJAKAN: Hadir Penuh di Muscab Ulang, Pastikan Zulherman Memimpin!<\/p>\n<p>Karena hasil imbang, panitia berkoordinasi dengan Percasi Provinsi Aceh dan menyepakati pemilihan ulang akan segera digelar.<\/p>\n<p>Kini, giliran kita! Hasil 11\u201311 di putaran pertama mengingatkan satu hal penting: kehadiran Anda menentukan kemenangan. Dari 29 yang berhak memilih, 7 orang belum hadir. Suara-suara itu adalah kunci kemenangan Zulherman.<\/p>\n<p>Kepada seluruh pendukung dan pemilik hak suara:<br \/>\n\u2705 Datanglah tepat waktu, jangan absen, jangan terlambat!<br \/>\n\u2705 Ajak rekan-rekan yang belum hadir agar ikut memberikan suara<br \/>\n\u2705 Bersatu di balik visi Zulherman \u2014 bangun Percasi yang transparan, aktif, dan melahirkan juara<br \/>\n\u2705 Pastikan tidak ada satu suara pun yang terbuang<\/p>\n<p>Jangan biarkan kesempatan lewat. Satu suara Anda = masa depan catur Aceh Tamiang. Mari kita pastikan Zulherman &#8220;Yong Cik&#8221; duduk memimpin, membawa Bumi Muda Sedia bersinar di papan catur tingkat provinsi hingga nasional.<\/p>\n<p>Panitia sedang menyusun jadwal baru. Segera pantau informasi resminya, tandai kalender, dan siapkan diri hadir penuh.<\/p>\n<p>\u201cNantikan proses selanjutnya. Semoga terpilih pemimpin terbaik,\u201d pungkas Amir.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Zulherman &#8220;Yong Cik&#8221; Terhenti Sementara, Muscab Percasi Aceh Tamiang Imbang 11\u201311 \u2014 <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/27\/zulherman-yong-cik-terhenti-sementara-muscab-percasi-aceh-tamiang-imbang-11-11-ayo-hadir-penuh-bawa-yong-cik-menang\/\" title=\"Zulherman &#8220;Yong Cik&#8221; Terhenti Sementara, Muscab Percasi Aceh Tamiang Imbang 11\u201311 \u2014 Ayo Hadir Penuh, Bawa Yong Cik Menang!\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":65519,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-65490","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65490","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65490"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65490\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65520,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65490\/revisions\/65520"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65490"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65490"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65490"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=65490"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}