{"id":63883,"date":"2026-09-02T12:57:21","date_gmt":"2026-09-02T05:57:21","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=63883"},"modified":"2026-09-02T12:59:04","modified_gmt":"2026-09-02T05:59:04","slug":"debit-air-menurun-tirta-mountala-imbau-pelanggan-hemat-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/02\/debit-air-menurun-tirta-mountala-imbau-pelanggan-hemat-air\/","title":{"rendered":"Debit Air Menurun, Tirta Mountala Imbau Pelanggan Hemat Air"},"content":{"rendered":"<p><strong>ACEH BESAR \u2014<\/strong> Perumda Tirta Mountala Aceh Besar mengeluarkan imbauan kepada seluruh pelanggan untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih menyusul menurunnya debit air pada sejumlah sumber mata air yang selama ini menjadi salah satu penopang pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut mendapat perhatian serius karena berkurangnya debit mata air secara langsung memengaruhi ketersediaan air baku yang dapat diolah dan selanjutnya disalurkan ke rumah-rumah pelanggan. Jika kondisi itu terus berlangsung, tekanan air di jaringan distribusi berpotensi mengalami penurunan, bahkan tidak tertutup kemungkinan terjadi gangguan pelayanan di sejumlah wilayah.<\/p>\n<p>Plt Direktur Perumda Tirta Mountala Aceh Besar, Ir. Yusmadi, mengatakan penghematan air dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu menjaga ketersediaan air selama debit sumber mata air belum kembali normal.<\/p>\n<p>\u201cSehubungan dengan berkurangnya debit air dari sumber mata air yang berdampak pada ketersediaan air baku untuk pelayanan distribusi air bersih, kami mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan air secara bijak dan hemat,\u201d ujar Yusmadi, Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Yusmadi, kondisi sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran sistem pelayanan Perumda Tirta Mountala. Ketika debit air baku mengalami penurunan, jumlah air yang dapat diproses dan didistribusikan kepada pelanggan juga ikut berkurang.<\/p>\n<p>Karena itu, pelanggan diharapkan dapat menyesuaikan penggunaan air dengan kebutuhan sehari-hari. Penggunaan air untuk kegiatan yang tidak terlalu mendesak maupun tindakan yang berpotensi menyebabkan pemborosan diharapkan dapat dikurangi sementara waktu.<\/p>\n<p>Adapun wilayah yang diperkirakan berpotensi merasakan dampak dari kondisi tersebut mencakup Kecamatan Darul Imarah, Kecamatan Darul Kamal, serta sebagian wilayah Kecamatan Peukan Bada.<\/p>\n<p>Di wilayah-wilayah tersebut, pelanggan kemungkinan akan mengalami tekanan air yang lebih rendah dibandingkan kondisi normal. Pada situasi tertentu, terutama apabila debit sumber air semakin menurun, gangguan distribusi juga berpotensi terjadi.<\/p>\n<p>Yusmadi meminta masyarakat tidak panik dan tetap menggunakan air secara proporsional sesuai kebutuhan. Menurutnya, dukungan pelanggan dalam menghemat penggunaan air menjadi bagian penting untuk menjaga agar pasokan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara merata.<\/p>\n<p>\u201cKami mengimbau pelanggan agar menggunakan air seperlunya dan menghindari pemborosan selama kondisi debit air masih kurang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Perumda Tirta Mountala, kata Yusmadi, akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber mata air serta perkembangan pelayanan distribusi di wilayah yang berpotensi terdampak.<\/p>\n<p>Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan daerah untuk mengetahui perkembangan debit sumber air dan memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan semaksimal mungkin di tengah keterbatasan pasokan air baku.<\/p>\n<p>Masyarakat juga diharapkan ikut mengambil peran dalam menjaga ketersediaan air dengan menerapkan pola penggunaan air yang efisien di rumah maupun lingkungan masing-masing.<\/p>\n<p>Langkah sederhana seperti menggunakan air sesuai kebutuhan, memastikan tidak ada keran atau saluran yang bocor, serta menghindari penggunaan air secara berlebihan dinilai dapat membantu mengurangi tekanan terhadap ketersediaan air baku.<\/p>\n<p>\u201cKami akan terus memantau kondisi debit sumber air dan pelayanan distribusi di wilayah terdampak. Bagi pelanggan, dapat menggunakan air secara efisien hingga kondisi sumber air kembali mendukung distribusi secara optimal,\u201d pungkas Yusmadi.<\/p>\n<p>Perumda Tirta Mountala berharap kondisi debit sumber mata air dapat kembali membaik sehingga pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat Aceh Besar, khususnya pelanggan di wilayah terdampak, dapat berjalan normal seperti sediakala.<\/p>\n<p>Untuk sementara, masyarakat diminta menjadikan penghematan air sebagai langkah bersama. Sebab, di tengah menurunnya ketersediaan air baku, penggunaan air secara bijak bukan hanya membantu menjaga pasokan bagi masing-masing keluarga, tetapi juga turut mendukung pemerataan pelayanan bagi pelanggan lainnya.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH BESAR \u2014 Perumda Tirta Mountala Aceh Besar mengeluarkan imbauan kepada seluruh <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/09\/02\/debit-air-menurun-tirta-mountala-imbau-pelanggan-hemat-air\/\" title=\"Debit Air Menurun, Tirta Mountala Imbau Pelanggan Hemat Air\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":63884,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-63883","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63883"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63886,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63883\/revisions\/63886"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63883"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=63883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}