{"id":63405,"date":"2026-08-25T08:09:05","date_gmt":"2026-08-25T01:09:05","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=63405"},"modified":"2026-08-25T08:09:05","modified_gmt":"2026-08-25T01:09:05","slug":"kadis-pendidikan-dayah-aceh-ajak-teladani-akhlak-nabi-muhammad-saw","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/kadis-pendidikan-dayah-aceh-ajak-teladani-akhlak-nabi-muhammad-saw\/","title":{"rendered":"Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah menjadi momentum penting untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW dalam membimbing umat manusia menuju kehidupan yang penuh nilai keimanan, kasih sayang, dan kebaikan.<\/p>\n<p>Pesan tersebut tergambar dalam ucapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I, M.Pd.I. Melalui momentum Maulid tahun ini, ia mengajak masyarakat, khususnya keluarga besar pendidikan dayah, untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW secara seremonial, tetapi juga menjadikan kehidupan Nabi sebagai sumber inspirasi dalam membangun karakter dan akhlak generasi.<\/p>\n<p>Dalam peringatan yang jatuh pada 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, Selasa, 25 Agustus 2026, sosok Rasulullah SAW kembali dikenang sebagai teladan utama dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepemimpinan, hingga keteguhan dalam menyampaikan kebenaran.<\/p>\n<p>Bagi Aceh yang memiliki tradisi keislaman dan pendidikan dayah yang kuat, peringatan Maulid Nabi memiliki makna yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat. Tradisi memperingati kelahiran Rasulullah SAW telah menjadi bagian dari budaya keagamaan yang terus dipelihara dari generasi ke generasi.<\/p>\n<p>Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali peran dayah dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan keilmuan, tetapi juga memiliki akhlak, adab, dan kepedulian terhadap sesama.<\/p>\n<p>Pesan yang disampaikan melalui peringatan Maulid Nabi itu sejalan dengan semangat pendidikan dayah yang menempatkan pembentukan karakter dan akhlakul karimah sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Ilmu pengetahuan diharapkan berjalan beriringan dengan adab, sehingga para santri mampu menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.<\/p>\n<p>Dalam poster ucapan Maulid Nabi tersebut juga dicantumkan pesan hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi: \u201cOrang yang sangat pelit adalah orang yang ketika namaku disebut di sampingnya, ia tidak membaca shalawat kepadaku.\u201d<\/p>\n<p>Pesan tersebut mengingatkan umat Islam agar senantiasa memperbanyak shalawat ketika nama Nabi Muhammad SAW disebut. Shalawat sekaligus menjadi bentuk kecintaan dan penghormatan umat kepada Rasulullah SAW.<\/p>\n<p>Lebih jauh, peringatan Maulid Nabi dapat menjadi ruang refleksi bagi setiap Muslim untuk melihat kembali sejauh mana nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan Nabi tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam cara memperlakukan keluarga, tetangga, masyarakat, bahkan mereka yang berbeda pandangan.<\/p>\n<p>Di tengah tantangan kehidupan modern, nilai-nilai tersebut dinilai semakin penting untuk ditanamkan kepada generasi muda. Kemajuan teknologi dan perubahan sosial perlu diimbangi dengan penguatan moral dan karakter agar generasi masa depan tidak kehilangan pegangan dalam menjalani kehidupan.<\/p>\n<p>Khusus di lingkungan pendidikan dayah, semangat Maulid Nabi dapat menjadi penguat bagi para santri untuk terus menuntut ilmu sekaligus menjaga adab kepada guru, orang tua, dan masyarakat. Santri diharapkan tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu menghadirkan keteladanan melalui sikap dan perilaku.<\/p>\n<p>Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan demikian bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan kesempatan untuk memperbarui komitmen dalam mengikuti sunnah dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.<\/p>\n<p>Dengan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan, nilai-nilai keislaman diharapkan semakin kuat tertanam dalam keluarga, lembaga pendidikan, lingkungan dayah, serta kehidupan sosial masyarakat Aceh.<\/p>\n<p>Caption Foto: Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I, M.Pd.I, menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, Selasa (25\/8\/2026), seraya mengajak umat Islam menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/25\/kadis-pendidikan-dayah-aceh-ajak-teladani-akhlak-nabi-muhammad-saw\/\" title=\"Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":63406,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[8623],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-63405","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banda-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63405"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63405\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63407,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63405\/revisions\/63407"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63406"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63405"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=63405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}