{"id":62592,"date":"2026-08-14T10:35:02","date_gmt":"2026-08-14T03:35:02","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=62592"},"modified":"2026-08-14T10:35:02","modified_gmt":"2026-08-14T03:35:02","slug":"satgas-operasi-damai-cartenz-terima-2-500-paket-tas-dan-alat-tulis-untuk-anak-anak-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/14\/satgas-operasi-damai-cartenz-terima-2-500-paket-tas-dan-alat-tulis-untuk-anak-anak-papua\/","title":{"rendered":"Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua"},"content":{"rendered":"<p><strong>SURABAYA<\/strong> \u2013 Kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Papua kembali mendapat dukungan dari Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya. Sebanyak 2.500 paket tas sekolah dan alat tulis diserahkan kepada Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026 untuk selanjutnya didistribusikan kepada anak-anak yang membutuhkan di wilayah Papua.<\/p>\n<p>Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya, Kamis (13\/8\/2026). Bantuan tersebut secara langsung diserahkan oleh Ketua Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya, Ibu Vivian Fan, dan diterima oleh Kasatgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiyatmoko, S.H., M.M., bersama personel terkait.<\/p>\n<p>Sebanyak 2.500 paket bantuan tersebut terdiri atas tas sekolah dan alat tulis. Untuk bantuan alat tulis, pengiriman telah dilakukan dan saat ini dalam proses menuju Timika untuk selanjutnya didistribusikan kepada anak-anak penerima manfaat.<\/p>\n<p>Kasatgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiyatmoko, S.H., M.M., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak Papua.<\/p>\n<p>\u201cBantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di Papua. Untuk bantuan alat tulis, pengiriman telah dilakukan dan saat ini dalam proses menuju Timika untuk selanjutnya didistribusikan kepada anak-anak penerima manfaat,\u201d ujar Kasatgas Banops Damai Cartenz-2026.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya, Vivian Fan, berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi anak-anak Papua dalam menjalani kegiatan belajar sehari-hari.<\/p>\n<p>Dukungan tersebut, menurutnya, merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak yang diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dalam menunjang kegiatan belajar mereka. Semoga tas dan alat tulis ini dapat digunakan dengan baik dan memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,\u201d ujar Vivian.<\/p>\n<p>Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang turut mendukung proses penyaluran bantuan tersebut kepada anak-anak di Papua.<\/p>\n<p>Mantan Ketua Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya periode 2015\u20132025, Ridwan, mengatakan perhatian terhadap pendidikan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk membantu menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan anak-anak untuk bersekolah.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dalam menunjang kegiatan belajar mereka. Kami juga mendoakan seluruh personel Polri yang menjalankan tugas di Papua selalu diberikan kekuatan dan kesehatan sampai dengan berakhirnya masa tugas,\u201d kata Ridwan.<\/p>\n<p>Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak Papua.<\/p>\n<p>\u201cKami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Pintu Mas Surabaya yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak Papua. Bantuan ini akan kami dukung proses penyalurannya agar dapat diterima oleh anak-anak yang membutuhkan dan memberikan manfaat secara langsung,\u201d ujar Kaops Damai Cartenz-2026.<\/p>\n<p>Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap masa depan generasi muda Papua.<\/p>\n<p>\u201cKolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat dilakukan bersama. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Bagi anak-anak penerima manfaat, tas dan alat tulis tersebut bukan sekadar perlengkapan sekolah. Bantuan itu diharapkan dapat menemani aktivitas mereka di ruang kelas sekaligus menjadi bentuk perhatian dari berbagai pihak terhadap perjalanan pendidikan dan masa depan mereka.<\/p>\n<p>Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026 selanjutnya mendukung proses pendistribusian bantuan tersebut agar dapat diterima dan dimanfaatkan oleh anak-anak yang membutuhkan di wilayah Papua.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA \u2013 Kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Papua kembali mendapat dukungan dari Yayasan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/14\/satgas-operasi-damai-cartenz-terima-2-500-paket-tas-dan-alat-tulis-untuk-anak-anak-papua\/\" title=\"Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":62593,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-62592","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62592"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62594,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62592\/revisions\/62594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62592"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=62592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}