{"id":60555,"date":"2026-06-10T10:23:37","date_gmt":"2026-06-10T03:23:37","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=60555"},"modified":"2026-06-10T10:27:51","modified_gmt":"2026-06-10T03:27:51","slug":"lpka-ternate-perkuat-pembinaan-keagamaan-anak-binaan-melalui-pengajian-rutin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/06\/10\/lpka-ternate-perkuat-pembinaan-keagamaan-anak-binaan-melalui-pengajian-rutin\/","title":{"rendered":"LPKA Ternate Perkuat Pembinaan Keagamaan Anak Binaan Melalui Pengajian Rutin"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ternate<\/strong> \u2013 Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi anak binaan melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pengajian yang menghadirkan Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate, Rabu (10\/6\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung di lingkungan LPKA Kelas II Ternate itu diikuti oleh 23 anak binaan beragama Islam. Pengajian juga dihadiri enam orang penyuluh agama dari Kemenag Kota Ternate, petugas pembinaan, serta petugas pengawasan yang turut mendampingi jalannya kegiatan.<\/p>\n<p>Kepala LPKA Kelas II Ternate, Nona Ahmad, mengatakan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembentukan karakter anak binaan. Melalui kegiatan pengajian, para peserta diberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai ajaran Islam sekaligus mendapatkan bimbingan moral dan spiritual sebagai bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.<\/p>\n<p>Menurutnya, pembinaan keagamaan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk kepribadian yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan adanya kegiatan pengajian ini, diharapkan anak binaan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, para penyuluh agama menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga ibadah, menghormati orang tua, menjauhi perilaku negatif, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Anak binaan juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait berbagai persoalan keagamaan yang mereka hadapi.<\/p>\n<p>Program pembinaan berbasis keagamaan seperti ini menjadi bagian dari komitmen LPKA Kelas II Ternate dalam mendukung proses rehabilitasi dan pembentukan karakter anak binaan. Melalui pendekatan spiritual, diharapkan mereka dapat memiliki pondasi moral yang kuat sehingga siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang lebih produktif dan bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Kegiatan pengajian berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh perhatian.<\/p>\n<p>LPKA Kelas II Ternate berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama Kota Ternate, guna menghadirkan program-program pembinaan yang bermanfaat bagi perkembangan mental, spiritual, dan sosial anak binaan.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ternate \u2013 Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate terus memperkuat <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/06\/10\/lpka-ternate-perkuat-pembinaan-keagamaan-anak-binaan-melalui-pengajian-rutin\/\" title=\"LPKA Ternate Perkuat Pembinaan Keagamaan Anak Binaan Melalui Pengajian Rutin\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":60556,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-60555","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-nasional"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60555","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60555"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60555\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60558,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60555\/revisions\/60558"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60555"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=60555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}