{"id":58870,"date":"2026-05-18T20:08:52","date_gmt":"2026-05-18T13:08:52","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=58870"},"modified":"2026-05-18T20:10:25","modified_gmt":"2026-05-18T13:10:25","slug":"jailani-sampaikan-pemandangan-umum-fraksi-pada-paripurna-dprk-aceh-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/18\/jailani-sampaikan-pemandangan-umum-fraksi-pada-paripurna-dprk-aceh-besar\/","title":{"rendered":"Jailani Sampaikan Pemandangan Umum Fraksi pada Paripurna DPRK Aceh Besar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Aceh Besar \u2014<\/strong> Rapat Paripurna Ke-4 DPRK Aceh Besar Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025\u20132026 yang berlangsung di ruang sidang utama DPRK Aceh Besar, Senin (18\/5\/2026), turut diisi dengan penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap sejumlah rancangan qanun strategis Kabupaten Aceh Besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemandangan umum tersebut disampaikan oleh juru bicara gabungan Fraksi NasDem, Golkar, PPP, dan PBB, Jailani, S.Sos. Dalam penyampaiannya, Jailani memberikan pandangan serta masukan terhadap rancangan qanun yang diajukan pemerintah daerah maupun DPRK Aceh Besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun agenda utama dalam rapat paripurna tersebut meliputi penjelasan Bupati Aceh Besar terkait Rancangan Qanun tentang Penyertaan Modal Daerah Kabupaten Aceh Besar pada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mountala, serta penjelasan DPRK Aceh Besar terhadap Rancangan Qanun tentang Gampong Wisata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pemandangan umumnya, Jailani menekankan pentingnya setiap rancangan qanun disusun secara matang dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, penyertaan modal daerah kepada Perumda Tirta Mountala harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat Aceh Besar, khususnya di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses air bersih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengembangan gampong wisata sebagai salah satu langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Menurutnya, Aceh Besar memiliki kekayaan wisata alam, budaya, dan religi yang perlu didukung melalui regulasi yang jelas dan berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jailani juga berharap qanun yang nantinya disahkan tidak hanya menjadi dokumen administratif semata, melainkan benar-benar mampu menjadi pedoman dalam pelaksanaan program pembangunan daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suasana rapat berlangsung serius namun penuh semangat kebersamaan. Sejumlah anggota dewan tampak mengikuti jalannya sidang dengan seksama sebagai bentuk komitmen DPRK Aceh Besar dalam mengawal proses legislasi daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rapat paripurna ini menjadi bagian penting dalam tahapan pembahasan rancangan qanun sebelum memasuki agenda jawaban pemerintah daerah dan pembahasan lanjutan oleh fraksi-fraksi DPRK Aceh Besar.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Besar \u2014 Rapat Paripurna Ke-4 DPRK Aceh Besar Masa Persidangan III <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/18\/jailani-sampaikan-pemandangan-umum-fraksi-pada-paripurna-dprk-aceh-besar\/\" title=\"Jailani Sampaikan Pemandangan Umum Fraksi pada Paripurna DPRK Aceh Besar\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":58871,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-58870","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58870","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58870"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58870\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58874,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58870\/revisions\/58874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58871"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58870"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58870"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58870"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=58870"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}