{"id":57329,"date":"2026-04-29T08:20:14","date_gmt":"2026-04-29T01:20:14","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=57329"},"modified":"2026-04-29T08:21:59","modified_gmt":"2026-04-29T01:21:59","slug":"apel-pagi-kanwil-ditjenpas-malut-perkuat-disiplin-dan-integritas-pegawai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/29\/apel-pagi-kanwil-ditjenpas-malut-perkuat-disiplin-dan-integritas-pegawai\/","title":{"rendered":"Apel Pagi Kanwil Ditjenpas Malut: Perkuat Disiplin dan Integritas Pegawai"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ternate<\/strong> \u2014 Suasana pagi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku Utara tampak penuh semangat dan kedisiplinan. Pada Rabu (29\/4\/2026), seluruh jajaran pegawai mengikuti kegiatan apel pagi yang dilaksanakan di halaman depan kantor wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas serta kesiapan dalam menjalankan tugas.<\/p>\n<p>Kegiatan apel pagi ini tidak hanya diikuti oleh para pejabat struktural dan staf Kanwil Ditjenpas Malut, tetapi juga melibatkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta peserta magang. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi lintas generasi dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.<\/p>\n<p>Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Badarudin, secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kedisiplinan seluruh peserta apel. Menurutnya, kehadiran tepat waktu dan partisipasi aktif dalam apel pagi merupakan cerminan komitmen pegawai dalam menjaga integritas serta tanggung jawab sebagai aparatur negara.<\/p>\n<p>\u201cApel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan kita dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Kedisiplinan yang ditunjukkan hari ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,\u201d tegas Badarudin di hadapan peserta apel.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menekankan bahwa budaya disiplin harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti kehadiran tepat waktu, kerapian, serta kesiapan mental dalam bekerja. Hal ini dinilai sangat penting dalam mendukung kinerja organisasi yang semakin dituntut untuk profesional, transparan, dan akuntabel.<\/p>\n<p>Apel pagi juga menjadi sarana komunikasi efektif antara pimpinan dan seluruh jajaran. Melalui kegiatan ini, berbagai arahan strategis, evaluasi singkat, serta motivasi kerja dapat disampaikan secara langsung sehingga mampu meningkatkan koordinasi dan kekompakan di lingkungan kerja.<\/p>\n<p>Keterlibatan CPNS dan peserta magang dalam apel ini juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter sejak dini. Mereka diperkenalkan pada nilai-nilai dasar ASN, termasuk kedisiplinan, loyalitas, dan etika kerja yang tinggi sebagai bekal dalam menjalani dunia birokrasi.<\/p>\n<p>Dengan terselenggaranya apel pagi secara rutin, Kanwil Ditjenpas Maluku Utara berharap seluruh pegawai dapat terus menjaga semangat kerja dan meningkatkan kualitas kinerja. Hal ini sejalan dengan komitmen institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang lebih baik.<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai, mencerminkan kesiapan seluruh jajaran dalam mengawali aktivitas kerja pada hari tersebut.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ternate \u2014 Suasana pagi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/29\/apel-pagi-kanwil-ditjenpas-malut-perkuat-disiplin-dan-integritas-pegawai\/\" title=\"Apel Pagi Kanwil Ditjenpas Malut: Perkuat Disiplin dan Integritas Pegawai\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":57330,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-57329","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-nasional"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57329"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57329\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57332,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57329\/revisions\/57332"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57329"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=57329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}