{"id":56701,"date":"2026-04-21T22:36:35","date_gmt":"2026-04-21T15:36:35","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=56701"},"modified":"2026-04-21T22:40:19","modified_gmt":"2026-04-21T15:40:19","slug":"saluran-tersumbat-warga-lamsidaya-terendam-tiap-hujan-apriono-minta-aksi-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/21\/saluran-tersumbat-warga-lamsidaya-terendam-tiap-hujan-apriono-minta-aksi-cepat\/","title":{"rendered":"Saluran Tersumbat, Warga Lamsidaya Terendam Tiap Hujan\u2014Apriono Minta Aksi Cepat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Aceh Besar \u2013<\/strong> Anggota DPRK Aceh Besar, Apriono ST yang akrab disapa Opi, meninjau langsung kondisi saluran irigasi pembuang di kawasan Komplek Perumahan Guru, Gampong Lamsidaya, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (18\/4\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kunjungan tersebut dilakukan menyusul keluhan warga terkait banjir yang kerap terjadi setiap kali hujan mengguyur kawasan itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil peninjauan, Opi menilai penyebab utama banjir adalah saluran pembuang yang tersumbat dan tidak lagi mampu menampung debit air. Akibatnya, air meluap hingga merendam badan jalan dan permukiman warga.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-56705\" src=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0281.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"877\" srcset=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0281.jpg 1080w, https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0281-768x624.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/>\u201cIni sudah berlangsung lama. Setiap hujan, saluran tersumbat dan air melimpah ke jalan. Perlu segera dilakukan normalisasi dengan pelebaran sekitar satu meter,\u201d ujar Opi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Besar itu menjelaskan, rencana normalisasi saluran sepanjang kurang lebih 400 meter telah mendapat persetujuan dari pihak dayah setempat, karena sebagian jalur pembangunan akan melintasi lahan milik dayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pimpinan dayah, Tgk Faizin Ilyas, disebut telah memberikan izin demi kepentingan masyarakat. \u201cAlhamdulillah, pihak dayah mendukung karena ini untuk kemaslahatan bersama,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keuchik Gampong Lamsidaya, Muhammad Din, didampingi Sekretaris Desa Dawardi, menyampaikan harapan agar rencana tersebut segera direalisasikan, sehingga persoalan banjir yang terus berulang dapat teratasi.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-56707\" src=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0280.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"1088\" srcset=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0280.jpg 1080w, https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0280-150x150.jpg 150w, https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0280-90x90.jpg 90w, https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260421-WA0280-768x774.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/>Pembangunan saluran irigasi pembuang ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp400 juta. Opi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV serta anggota Badan Anggaran DPRK Aceh Besar berharap pemerintah daerah dapat segera mengalokasikan anggaran tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi tambahan anggaran dari alokasi penyesuaian Dana Otonomi Khusus Aceh tahun 2026 untuk Aceh Besar yang mencapai sekitar Rp1,28 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp64,04 juta dialokasikan untuk program syariat Islam dan Rp1,216 miliar untuk program reguler.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia berharap anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur dan penanganan drainase.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakapolsek Darul Imarah Yusrijal, aparatur gampong, serta tokoh masyarakat. Seluruh pihak sepakat bahwa pembangunan saluran pembuang menjadi solusi mendesak untuk mengatasi banjir di kawasan Komplek Perumahan Guru, Lamsidaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan kita ini bisa segera dianggarkan, agar masyarakat tidak lagi terdampak banjir setiap musim hujan,\u201d tutup Opi.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Besar \u2013 Anggota DPRK Aceh Besar, Apriono ST yang akrab disapa <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/21\/saluran-tersumbat-warga-lamsidaya-terendam-tiap-hujan-apriono-minta-aksi-cepat\/\" title=\"Saluran Tersumbat, Warga Lamsidaya Terendam Tiap Hujan\u2014Apriono Minta Aksi Cepat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":56702,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-56701","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56701"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56708,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56701\/revisions\/56708"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56701"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=56701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}