{"id":56642,"date":"2026-04-21T14:48:30","date_gmt":"2026-04-21T07:48:30","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=56642"},"modified":"2026-04-21T14:50:12","modified_gmt":"2026-04-21T07:50:12","slug":"jailani-dprk-aceh-besar-ajak-teladani-semangat-kartini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/21\/jailani-dprk-aceh-besar-ajak-teladani-semangat-kartini\/","title":{"rendered":"Jailani DPRK Aceh Besar Ajak Teladani Semangat Kartini"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Aceh Besar \u2013<\/strong> Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRK Aceh Besar, Jailani, S.Sos, yang turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan bagi kaum perempuan Indonesia, khususnya di Aceh Besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam keterangannya, Jailani menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Kartini bukan hanya simbol emansipasi perempuan, tetapi juga inspirasi bagi lahirnya generasi perempuan yang tangguh, cerdas, dan mandiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPeringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengingat kembali perjuangan perempuan dalam memperoleh hak-haknya, terutama dalam bidang pendidikan dan kesetaraan,\u201d ujar Jailani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menilai, perempuan saat ini telah menunjukkan kiprah luar biasa di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pemerintahan. Namun demikian, masih diperlukan dukungan bersama agar perempuan dapat terus berkembang tanpa hambatan sosial maupun struktural.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jailani juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas kepada perempuan dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah. Menurutnya, kesetaraan bukan berarti menyamakan peran, melainkan memberikan kesempatan yang adil sesuai kapasitas dan potensi masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, ia berharap perempuan di Aceh Besar dapat terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat pendidikan, serta aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi. Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam kemajuan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Momentum Hari Kartini tahun ini, kata Jailani, harus dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPerempuan adalah pilar penting dalam keluarga dan masyarakat. Ketika perempuan kuat, maka bangsa ini juga akan kuat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di akhir pernyataannya, Jailani mengajak generasi muda, khususnya perempuan, untuk terus bermimpi besar dan berani mengambil peran dalam berbagai bidang, demi masa depan Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semangat Kartini, dengan semboyan \u201cHabis Gelap, Terbitlah Terang\u201d, diharapkan terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan keadilan, kesetaraan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Besar \u2013 Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April menjadi <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/21\/jailani-dprk-aceh-besar-ajak-teladani-semangat-kartini\/\" title=\"Jailani DPRK Aceh Besar Ajak Teladani Semangat Kartini\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":56643,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-56642","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56642"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56646,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56642\/revisions\/56646"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56642"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=56642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}