{"id":55985,"date":"2026-04-15T11:53:59","date_gmt":"2026-04-15T04:53:59","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=55985"},"modified":"2026-04-15T11:53:59","modified_gmt":"2026-04-15T04:53:59","slug":"sekda-aceh-buka-ukw-dan-seminar-nasional-amsi-aceh-tekankan-penguatan-ekosistem-media-pascabencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/15\/sekda-aceh-buka-ukw-dan-seminar-nasional-amsi-aceh-tekankan-penguatan-ekosistem-media-pascabencana\/","title":{"rendered":"Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH \u2014<\/strong> Sekretaris Daerah Aceh secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Seminar Nasional Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh Tahun 2026 yang digelar di Hotel Ayani, Banda Aceh, Rabu (15\/4\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, serta sejumlah unsur Forkopimda, pimpinan media, akademisi, dan peserta UKW dari berbagai daerah.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada AMSI Aceh atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cPelaksanaan UKW yang dirangkaikan dengan seminar nasional merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik,\u201d ujar Sekda.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, di tengah derasnya arus informasi saat ini, wartawan dituntut tidak hanya mampu menyampaikan fakta, tetapi juga harus cermat dalam verifikasi, menjunjung tinggi etika, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.<\/p>\n<p>Sekda juga menyoroti kondisi Aceh yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi bencana hidrometeorologi yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk dunia media.<\/p>\n<p>Dalam situasi pemulihan pascabencana, menurutnya, peran media menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar transparansi, penghubung antara pemerintah dan masyarakat, serta penjaga kepercayaan publik.<\/p>\n<p>\u201cKeberlanjutan ekosistem media harus menjadi perhatian bersama, karena media merupakan bagian penting dari infrastruktur sosial yang menopang kualitas demokrasi dan ketahanan informasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Sekda menyebutkan tema seminar yang diangkat, yakni tentang membangkitkan ekosistem bisnis perusahaan media pascabencana, sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi saat ini.<\/p>\n<p>Ia berharap forum tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan strategis dan rekomendasi aplikatif untuk memperkuat industri media di Aceh.<\/p>\n<p>Terkait UKW, Sekda menekankan bahwa kompetensi wartawan merupakan kunci dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cWartawan yang kompeten akan lebih cermat, tangguh, dan mampu menjaga integritas di tengah tantangan yang semakin kompleks,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pemerintah Aceh, lanjut Sekda, akan terus mendukung terciptanya ekosistem media yang sehat dan profesional, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, dan akademisi.<\/p>\n<p>Mengakhiri sambutannya, Sekda secara resmi membuka kegiatan UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh Tahun 2026.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan dunia pers dan pembangunan Aceh,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2014 Sekretaris Daerah Aceh secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/15\/sekda-aceh-buka-ukw-dan-seminar-nasional-amsi-aceh-tekankan-penguatan-ekosistem-media-pascabencana\/\" title=\"Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":55986,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1320],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-55985","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemerintah-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55985","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55985"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55985\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55987,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55985\/revisions\/55987"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55986"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55985"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55985"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55985"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=55985"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}