{"id":55232,"date":"2026-04-07T14:05:32","date_gmt":"2026-04-07T07:05:32","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=55232"},"modified":"2026-04-07T14:07:26","modified_gmt":"2026-04-07T07:07:26","slug":"tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-wih-pesam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/07\/tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-wih-pesam\/","title":{"rendered":"TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Wih Pesam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bener Meriah \u2013<\/strong> Dalam upaya mengatasi kesulitan akses transportasi masyarakat, personel Koramil 02\/Wih Pesam, Kodim 0119\/Bener Meriah bersama warga dan relawan melaksanakan gotong royong pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Sukajadi dan Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Senin (6\/4\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan sebagai respons atas kerusakan parah pada jembatan sebelumnya yang menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jembatan darurat yang dibangun menggunakan batu beronjong ini menjadi solusi sementara untuk memulihkan konektivitas antarwilayah. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat sembari menunggu pembangunan jembatan permanen dari pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Danramil 02\/Wih Pesam, Kapten Inf Jan Suhardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan tim relawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni bentuk kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akses. Kami dari Koramil turut mendukung dengan menurunkan personel untuk bekerja bersama warga dan relawan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan jembatan darurat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan kebersamaan, personel TNI, warga, dan relawan bahu-membahu memasang batu beronjong sebagai fondasi jembatan. Ini bukti bahwa kerja sama yang solid mampu mengatasi berbagai kesulitan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia berharap pembangunan jembatan darurat ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta mendukung peningkatan perekonomian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukajadi, Imran (47), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami sangat berterima kasih kepada TNI dan relawan. Jembatan ini sangat membantu kami, terutama untuk membawa hasil kebun dan kebutuhan sehari-hari,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembangunan jembatan darurat ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bener Meriah \u2013 Dalam upaya mengatasi kesulitan akses transportasi masyarakat, personel Koramil <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/07\/tni-dan-warga-bangun-jembatan-darurat-di-wih-pesam\/\" title=\"TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Wih Pesam\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":55233,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[65],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-55232","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kodam-im"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55232"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55232\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55236,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55232\/revisions\/55236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55232"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=55232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}