{"id":5464,"date":"2024-03-10T00:07:20","date_gmt":"2024-03-09T17:07:20","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=5464"},"modified":"2024-03-10T00:09:47","modified_gmt":"2024-03-09T17:09:47","slug":"dayah-wakaf-berbate-dan-fespati-gelar-musabaqah-rimayah-tingkat-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/03\/10\/dayah-wakaf-berbate-dan-fespati-gelar-musabaqah-rimayah-tingkat-aceh\/","title":{"rendered":"Dayah Wakaf Berbate dan Fespati Gelar Musabaqah Rimayah Tingkat Aceh"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Dailymailindonesia.com, KOTA JANTHO &#8211;<\/strong> Dayah Wakaf Berbate bersama Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) Aceh menggelar Musabaqah Rimayah sesi 1 tahun 2024.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kegiatan tersebut berlangsung di Dayah Wakaf Barbate Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (8\/3\/2024). Musabaqah ini dilaksanakan sebagai ajang silaturrahmi pegiat olahraga panahan terutama pada lintas dayah atau pesantren di Aceh.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ketua Pengurus Daerah (Pengda) FESPATI Aceh Berry Darman Saragih atau akrap disapa Bilal, mengatakan bahwa Musabaqah Rimayah ini akan dilaksanakan 3 atau 4 sesi dalam satu tahun.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Hal ini akan didiskusikan lagi dengan pengurus FESPATI Aceh terkait kesiapan pelaksanakan kegiatan tersebut,&#8221; kata Bilal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam kesempatan tersebut, Bilal juga memperkenalkan seorang pegiat panahan FESPATI Aceh, Muntasar yang akan mengikuti event panahan tingkat Internasional di Turky pada Mei 2024 mendatang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sekretaris Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Komi) Aceh, Marliah Usman atau Bunda Upik mengatakan, bahwa FESPATI Aceh merupakan salah satu Inorga yang paling aktif dalam melaksanakan event-event panahan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Bahkan Ketua Umum KORMI Nasional Bapak Hayono Isman sangat mengapresiasi keaktifan dari FESPATI Aceh dalam mengembangkan panahan di Aceh,&#8221; ujar Bunda Upik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain itu, Ketua Yayasan Dayah Wakaf Barbate Islamic City (YWBIC) Profesor Sofyan A. Gani mengatakan, bahwa Dayah Wakaf Barbate baru berjalan selama dua tahun.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Profesor Sofyan A. Gani menyebut, di Dayah Wakaf Barbate baru terdapat 38 orang santri yang semuanya tersebar di 14 kabupaten\/kota di Aceh.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menyampaikan, Dayah Wakaf Barbate mengundang calon santri dari kalangan fakir, miskin, yatim, piatu dan muallaf yang semuanya akan diverifikasi langsung oleh pengurus wakaf barbate.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Semua santri dibebaskan dari semua biaya selama pendidikan di Dayah Wakaf Barbate. Semua kebutuhan santri merupakan donasi dari seluruh para muhsinin dari berbagai kalangan masyarakat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sofyan menuturkan, pelatih Dayah Wakaf Barbate baru aktif melatih para santri memanah selama satu tahun terakhir, dalam masa tersebut anak-anak juga aktif mengikuti event panahan di luar dayah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami mengharapkan anak-anak kami lebih istiqamah dalam olahraga panahan. Kita harapkan juga anak-anak kami kedepannya bisa mengharumkan nama Aceh pada kancah nasional dan internasional,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adapun Musabaqah Rimayah Sesi 1 ini diikuti oleh 73 peserta yang tersebar dari Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Pidie dan Aceh Barat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kegiatan ini dibagi dalam 4 kategori lomba yaitu kategori anak-anak putra dan putri 15 meter, dewasa putra 25 meter dan dewasa putri 25 meter serta beregu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">*Berikut para juara disetiap kategori:*<\/p>\n<p dir=\"ltr\">*Kategori Anak-anak Putra dan Putri*<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 1: Khansa Humaira dari Kabupaten Aceh Barat<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 2: Muhammad Khalid Rizwan dari Kabupaten Aceh Barat<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 3: Syafiq Sadid Situros dari Kabupaten Aceh Barat<\/p>\n<p dir=\"ltr\">*Kategori Dewasa Putra*<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 1: Rudi Irawan dari Banda Aceh<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 2: Yosilla dari Banda Aceh<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 3: Chairul Fahmi dari Banda Aceh<\/p>\n<p dir=\"ltr\">*Kategori Dewasa Putri*<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 1: Annisa Maghfirah dari Kabupaten Aceh Barat<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 2: Fildzahtul Rifhonna dari Kabupaten Aceh Barat<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 3: Diah Aliefa dari Kabupaten Aceh Besar<\/p>\n<p dir=\"ltr\">*Kategori Beregu*<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 1: Dayah Wakaf Barbate<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 2: Sekolah IT Teuku Umar<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juara 3: Johan Horseback Archery. (*)<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-admin\/post.php?post=5464&amp;action=edit\">Dailymailindonesia<\/a><\/p>\n<p dir=\"ltr\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, KOTA JANTHO &#8211; Dayah Wakaf Berbate bersama Federasi Seni Panahan Tradisional <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/03\/10\/dayah-wakaf-berbate-dan-fespati-gelar-musabaqah-rimayah-tingkat-aceh\/\" title=\"Dayah Wakaf Berbate dan Fespati Gelar Musabaqah Rimayah Tingkat Aceh\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5465,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[1264],"newstopic":[89],"class_list":{"0":"post-5464","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar","8":"tag-dayah-wakaf-berbate-dan-fespati-gelar-musabaqah-rimayah-tingkat-aceh","9":"newstopic-aceh-besar"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5464"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5468,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5464\/revisions\/5468"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5464"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}