{"id":53689,"date":"2026-03-19T12:52:11","date_gmt":"2026-03-19T05:52:11","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=53689"},"modified":"2026-03-19T12:53:47","modified_gmt":"2026-03-19T05:53:47","slug":"satlantas-polres-aceh-utara-bangun-7-sumur-bor-untuk-korban-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/03\/19\/satlantas-polres-aceh-utara-bangun-7-sumur-bor-untuk-korban-banjir\/","title":{"rendered":"Satlantas Polres Aceh Utara Bangun 7 Sumur Bor untuk Korban Banjir"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Aceh Utara \u2013<\/strong> Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir terus ditunjukkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara. Melalui program bantuan kemanusiaan, Satlantas membangun sejumlah sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih warga di wilayah yang terdampak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini, sebanyak tujuh titik sumur bor telah berhasil dibangun dan mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Fasilitas tersebut tersebar di lokasi pengungsian, dayah, serta hunian sementara (huntara) di dua kecamatan, yakni Langkahan dan Seunuddon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasat Lantas Iptu Sofyan Kurniawan, Senin (12\/1\/2026), menjelaskan bahwa di Kecamatan Langkahan terdapat dua titik bantuan. Di Gampong Leubok Pusaka, pihaknya membangun satu sumur bor baru serta melakukan pembersihan sumur lama yang dilengkapi dengan penggantian tandon dan pompa air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, di Kecamatan Seunuddon, pembangunan sumur bor dilakukan di lima titik, yaitu dua sumur di Gampong Ulee Rubek Barat, satu di Gampong Lhok Puuk, satu di hunian sementara Ulee Rubek Timur, serta satu titik di dayah Gampong Bantayan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain pembangunan tersebut, Satlantas Polres Aceh Utara juga merencanakan survei tambahan di Gampong Cangguk, Kecamatan Tanah Pasir, sebagai upaya memperluas jangkauan bantuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iptu Sofyan menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan masyarakat pascabencana. Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi hal yang sangat mendesak, terutama setelah banyak sumur warga tidak dapat digunakan akibat endapan lumpur pascabanjir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berharap sumur bor ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara berkelanjutan, baik untuk keperluan sehari-hari seperti minum, mandi, mencuci, maupun untuk bersuci dalam beribadah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program pembangunan sumur bor ini telah dilaksanakan secara bertahap sejak 30 Desember 2025, dengan fokus pada lokasi-lokasi vital seperti pengungsian, huntara, dayah, dan masjid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah seorang warga penerima bantuan di Gampong Ulee Rubek Barat, Teungku Cut, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia menyebut, sumur bor yang dibangun sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi sulit pascabanjir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBantuan ini menjadi solusi terbaik bagi kami. Air bersih kini lebih mudah didapatkan dan sangat bermanfaat bagi warga,\u201d pungkasnya.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Utara \u2013 Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir terus ditunjukkan oleh Satuan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/03\/19\/satlantas-polres-aceh-utara-bangun-7-sumur-bor-untuk-korban-banjir\/\" title=\"Satlantas Polres Aceh Utara Bangun 7 Sumur Bor untuk Korban Banjir\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":53690,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3407],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-53689","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polres-aceh-utara"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53689"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53689\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53693,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53689\/revisions\/53693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53689"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=53689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}