{"id":53338,"date":"2026-03-15T12:00:02","date_gmt":"2026-03-15T05:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=53338"},"modified":"2026-03-15T12:00:14","modified_gmt":"2026-03-15T05:00:14","slug":"tutup-rangkaian-safari-ramadhan-1447-h-wabup-ismail-ajak-masyarakat-jadikan-ramadhan-ruang-refleksi-pasca-musibah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/tutup-rangkaian-safari-ramadhan-1447-h-wabup-ismail-ajak-masyarakat-jadikan-ramadhan-ruang-refleksi-pasca-musibah\/","title":{"rendered":"Tutup Rangkaian Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Ismail Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Ruang Refleksi Pasca Musibah"},"content":{"rendered":"<p>Karang Baru, Dailymail Indonesia<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang resmi menutup rangkaian Safari Ramadhan 1447 H pada Jumat (13\/3\/26). Kunjungan pamungkas ini dilaksanakan di Masjid Asy-Syuhada, Kampung Benua Raja, Kecamatan Rantau, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I.<\/p>\n<p>\u200bDalam sambutannya, Wakil Bupati Ismail mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tegar dan menjadikan momentum bulan suci sebagai sarana evaluasi diri di tengah ujian bencana yang baru saja melanda.<\/p>\n<p>\u200b\u201cJadikanlah Ramadhan sebagai ruang refleksi untuk lebih sabar lagi dalam menghadapi musibah ini. Puasa mengajarkan kita nilai kesabaran dan tawakal yang sesungguhnya,\u201d ujar Wabup Ismail di hadapan para jamaah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-53339 size-large\" src=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/IMG-20260314-WA0157-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"178\" \/><\/p>\n<p>\u200bTerkait upaya pemulihan pasca-banjir, Ismail menegaskan bahwa Pemerintah Daerah terus bekerja cepat agar segala bentuk bantuan segera dicairkan, terutama menjelang hari raya Idul Fitri. Hal ini bertujuan agar roda ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat kembali normal.<\/p>\n<p>\u200b\u201cNegara dan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Dana senilai Rp. 100,2 miliar telah disalurkan untuk membantu ahli waris korban, biaya isi hunian, hingga jaminan hidup. Kami harap bantuan ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>\u200bWabup juga menghimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berkomunikasi dengan pemerintah. Segala aspirasi diharapkan dapat disampaikan melalui jalur yang tepat, baik melalui Datok Penghulu maupun Camat, demi menjaga kedewasaan dalam berinteraksi dan menilai kebijakan.<\/p>\n<p>\u200bSebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyerahkan bantuan operasional kepada Datok Penghulu dan pengurus Masjid Asy-Syuhada. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kelancaran operasional dan kemakmuran masjid setempat.<\/p>\n<p>\u200bMenutup rangkaian safari tahun ini, Wabup Ismail mengajak seluruh elemen daerah untuk memperkuat sinergi. \u201cMari kita bersatu membangun Tamiang bersama ulama dan umara agar Tamiang segera maju, pulih, bangkit, dan kembali normal,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Safari Ramadhan kali ini tampil berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain dalam suasana pasca-banjir, rombongan juga turut menyertakan jajaran pengurus PKK Kabupaten. Kehadiran Ibu-ibu PKK ini dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi dan berbaur langsung dengan pengurus PKK di tingkat kecamatan serta kampung.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karang Baru, Dailymail Indonesia Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang resmi menutup rangkaian Safari <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/tutup-rangkaian-safari-ramadhan-1447-h-wabup-ismail-ajak-masyarakat-jadikan-ramadhan-ruang-refleksi-pasca-musibah\/\" title=\"Tutup Rangkaian Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Ismail Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Ruang Refleksi Pasca Musibah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":53340,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-53338","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53338"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53341,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53338\/revisions\/53341"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53340"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53338"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=53338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}