{"id":52683,"date":"2026-03-09T19:51:08","date_gmt":"2026-03-09T12:51:08","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=52683"},"modified":"2026-03-09T19:53:25","modified_gmt":"2026-03-09T12:53:25","slug":"bupati-aceh-besar-harap-rektor-baru-usk-perkuat-kolaborasi-pembangunan-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/03\/09\/bupati-aceh-besar-harap-rektor-baru-usk-perkuat-kolaborasi-pembangunan-daerah\/","title":{"rendered":"Bupati Aceh Besar Harap Rektor Baru USK Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANDA ACEH &#8211;<\/strong> Bupati Aceh Besar H Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram berharap Universitas Syiah Kuala (USK) semakin berkontribusi dalam pembangunan daerah setelah dilantiknya rektor baru untuk periode 2026\u20132031.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harapan tersebut disampaikan Syech Muharram usai menghadiri pelantikan Rektor USK, Mirza Tabrani, SE, M.B.A., D.B.A., yang berlangsung di Gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh, Senin (9\/3\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mirza Tabrani resmi dilantik oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Syiah Kuala, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, akademisi, tokoh masyarakat, serta civitas akademika USK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar menyampaikan ucapan selamat kepada Mirza Tabrani atas amanah yang diberikan untuk memimpin salah satu perguruan tinggi terbesar dan tertua di Aceh itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Syech Muharram, kepemimpinan baru di USK diharapkan mampu membawa universitas tersebut semakin maju, inovatif, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan daerah, khususnya di Aceh.<br \/>\n\u201cPemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap kepemimpinan Rektor USK yang baru dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan pemerintah daerah, terutama dalam hal riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, keberadaan perguruan tinggi seperti USK memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya berbagai gagasan dan inovasi yang dapat menjadi solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syech Muharram juga menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi sangat penting, terutama dalam mendukung program pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, serta peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.<br \/>\n\u201cKami berharap USK terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan di Aceh, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, pelantikan Rektor USK periode 2026\u20132031 tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Syiah Kuala untuk terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi unggulan di wilayah barat Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan USK dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kerja sama strategis, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan Aceh di berbagai sektor pembangunan.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Bupati Aceh Besar H Muharram Idris yang akrab disapa <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/03\/09\/bupati-aceh-besar-harap-rektor-baru-usk-perkuat-kolaborasi-pembangunan-daerah\/\" title=\"Bupati Aceh Besar Harap Rektor Baru USK Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":52684,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-52683","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52683","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52683"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52683\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52687,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52683\/revisions\/52687"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52684"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52683"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52683"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52683"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=52683"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}