{"id":47941,"date":"2026-02-03T13:51:59","date_gmt":"2026-02-03T06:51:59","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=47941"},"modified":"2026-02-03T13:53:59","modified_gmt":"2026-02-03T06:53:59","slug":"prabowo-ingatkan-ancaman-perang-dunia-ketiga-indonesia-tetap-bisa-terdampak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/02\/03\/prabowo-ingatkan-ancaman-perang-dunia-ketiga-indonesia-tetap-bisa-terdampak\/","title":{"rendered":"Prabowo Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Indonesia Tetap Bisa Terdampak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sentul<\/strong> \u2014 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatiran besar para pemimpin dunia terhadap potensi pecahnya Perang Dunia Ketiga. Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa ancaman konflik global berskala besar bukan sekadar isu negara-negara besar, melainkan dapat berdampak luas hingga ke negara-negara yang tidak terlibat langsung, termasuk Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Jawa Barat, Senin (2\/2\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prabowo bercerita bahwa dirinya baru saja kembali dari lawatan ke Eropa dan menghadiri forum ekonomi dunia di Davos, Swiss, yang dihadiri puluhan kepala negara serta tokoh-tokoh internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya baru pulang dari Eropa. Saya ketemu tokoh-tokoh dunia, saya hadir di Davos. Puluhan kepala negara hadir. Hampir semua merisaukan pecahnya Perang Dunia Ketiga,\u201d ujar Prabowo di hadapan peserta Rakornas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Prabowo, kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Situasi geopolitik dunia saat ini dinilai semakin kompleks dan rentan memicu konflik besar yang dapat melibatkan kekuatan nuklir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ancaman Nuklir dan Dampaknya bagi Indonesia<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden menekankan bahwa salah satu risiko paling mengerikan dari Perang Dunia Ketiga adalah kemungkinan terjadinya perang nuklir. Ia menyebut, meskipun Indonesia berada di luar konflik, dampaknya tetap dapat menjangkau wilayah Nusantara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prabowo menggambarkan adanya simulasi yang menunjukkan bahwa partikel radioaktif akibat ledakan nuklir dapat menyebar luas melintasi batas negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau terjadi Perang Dunia Ketiga, nuklir, kita yang tidak terlibat saja pasti kena. Kita akan kena partikel-partikel radioaktif,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia bahkan menyinggung potensi kontaminasi sumber daya laut Indonesia, termasuk ikan-ikan yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan dan ekonomi nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMungkin ikan-ikan kita nanti akan terkontaminasi semua,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Potensi Nuclear Winter<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya soal paparan radioaktif, Prabowo juga mengungkapkan ancaman lain yang dibicarakan para ahli dunia, yakni kemungkinan terjadinya nuclear winter atau musim dingin nuklir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fenomena ini dapat terjadi apabila perang nuklir menghasilkan debu dan asap dalam jumlah sangat besar, yang kemudian menutupi atmosfer bumi dan menghalangi sinar matahari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAkan terjadi nuclear winter. Karena debunya akan menutup matahari,\u201d jelas Prabowo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyebut kondisi tersebut tidak hanya berlangsung satu atau dua tahun, melainkan bisa mencapai puluhan tahun, menyebabkan perubahan iklim ekstrem dan krisis pangan global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPara ahli mengatakan winter-nya itu puluhan tahun. Ini yang dibicarakan di dunia,\u201d kata Presiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prabowo: Indonesia Harus Siap Berdiri di Atas Kaki Sendiri<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan posisi politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip non-blok. Indonesia, kata dia, tidak akan bergabung dalam pakta militer mana pun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, konsekuensi dari sikap tersebut adalah Indonesia harus mampu menjaga kekuatan dan kemandirian pertahanannya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau kita sungguh-sungguh mau non-blok\u2026 berarti kita sendiri. Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prabowo menekankan bahwa dalam realitas politik global, setiap negara pada akhirnya harus mengandalkan kemampuan sendiri untuk bertahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaudara-saudara, percaya sama saya. Nobody is going to help us,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pesan Kewaspadaan untuk Semua Pihak<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan Prabowo ini menjadi pengingat bahwa stabilitas dunia saat ini berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Presiden mengajak seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk memahami dinamika global serta memperkuat ketahanan nasional, baik di sektor pertahanan, pangan, energi, maupun ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan meningkatnya tensi geopolitik dunia, Prabowo menilai Indonesia perlu semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk dampak konflik global yang dapat memengaruhi kehidupan rakyat meski Indonesia tidak terlibat langsung.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sentul \u2014 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatiran besar para pemimpin <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/02\/03\/prabowo-ingatkan-ancaman-perang-dunia-ketiga-indonesia-tetap-bisa-terdampak\/\" title=\"Prabowo Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Indonesia Tetap Bisa Terdampak\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":47942,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[31,2911],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-47941","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-nasional","8":"category-news"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47941","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47941"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47941\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47945,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47941\/revisions\/47945"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47942"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47941"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=47941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}