{"id":4748,"date":"2024-02-22T15:54:51","date_gmt":"2024-02-22T08:54:51","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=4748"},"modified":"2024-02-22T15:54:51","modified_gmt":"2024-02-22T08:54:51","slug":"berkas-perkara-ujaran-kebencian-soal-papua-yang-dilakukan-tiktokers-ab-dinyatakan-lengkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/02\/22\/berkas-perkara-ujaran-kebencian-soal-papua-yang-dilakukan-tiktokers-ab-dinyatakan-lengkap\/","title":{"rendered":"Berkas Perkara Ujaran Kebencian Soal Papua yang Dilakukan TikTokers AB Dinyatakan Lengkap"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Dailymailindonesia.com, Jakarta \u2014<\/strong> Berkas perkara ujaran kebencian berdasarkan SARA tentang Papua yang dilakukan oleh pemilik, pengguna, dan yang menguasai akun media sosial TikTok dengan username &#8220;@presiden_ono_niha\/Jay Komal\u201d dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan, berkas perkara dinyatakan lengkap pada tanggal 7 Februari 2024 dengan satu orang tersangka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cBerdasarkan laporan Polisi Nomor : LP\/A\/21\/XII\/2023\/SPKT.Dittipidsiber\/Bareskrim Polri tanggal 30 Desember 2023, penyidikan perkara dugaan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA yang dilakukan oleh pemilik, pengguna, dan yang menguasai akun media sosial TikTok dengan username @presiden_ono_niha\/Jay Komal telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, sebagaimana telah diterimanya surat P21 dari JPU dengan satu orang tersangka pada 7 Februari 2024,\u201d kata Erdi dalam keterangan tertulis, Kamis, 22 Februari 2024.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adapun satu orang tersangka tersebut yaitu atas nama Aperlinus Bu\u2019Ulolo (AB) memiliki peran sebagai pemilik, pengguna, dan yang menguasai akun media sosial TikTok @presiden_ono_niha yang membuat konten video dengan durasi 2 (dua) menit, dan juga yang memposting konten video tersebut di media sosial TikTok miliknya pada tanggal 30 Desember 2023.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cAdapun penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap 2 akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,&#8221; kata Erdi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam kasus ini penyidik menyita sejumlah barang bukti dari tersangka yaitu satu buah kartu tanda penduduk atas nama tersangka, akun media sosial tiktok dengan username @presiden_ono_niha, satu buah akun email, satu unit handphone oppo warna biru, satu buah wig\/rambut palsu, satu buah kaos warna biru, satu buah blazer warna hitam dan satu buah kaca mata hitam.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adapun tersangka dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan\/atau Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 dan 2 UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan\/atau Pasal 156 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, Jakarta \u2014 Berkas perkara ujaran kebencian berdasarkan SARA tentang Papua yang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/02\/22\/berkas-perkara-ujaran-kebencian-soal-papua-yang-dilakukan-tiktokers-ab-dinyatakan-lengkap\/\" title=\"Berkas Perkara Ujaran Kebencian Soal Papua yang Dilakukan TikTokers AB Dinyatakan Lengkap\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4749,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[55],"tags":[1093],"newstopic":[88],"class_list":{"0":"post-4748","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polda-aceh","8":"tag-berkas-perkara-ujaran-kebencian-soal-papua-yang-dilakukan-tiktokers-ab-dinyatakan-lengkap","9":"newstopic-polda-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4748","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4748"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4748\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4750,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4748\/revisions\/4750"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4749"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4748"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4748"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4748"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4748"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}