{"id":46818,"date":"2026-01-23T17:08:50","date_gmt":"2026-01-23T10:08:50","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=46818"},"modified":"2026-01-23T17:08:50","modified_gmt":"2026-01-23T10:08:50","slug":"pemerintah-pusat-siapkan-dana-tunggu-hunian-rp600-ribu-per-bulan-bagi-korban-banjir-rumah-hilang-dan-rusak-berat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/23\/pemerintah-pusat-siapkan-dana-tunggu-hunian-rp600-ribu-per-bulan-bagi-korban-banjir-rumah-hilang-dan-rusak-berat\/","title":{"rendered":"Pemerintah Pusat Siapkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu per Bulan bagi Korban Banjir Rumah Hilang dan Rusak Berat"},"content":{"rendered":"<p>Karang Baru, Dailymail Indonesia<\/p>\n<p>Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang menyiapkan Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap I Bencana Alam Hidrometeorologi bagi masyarakat sebesar Rp 600 Ribu perbulan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eUang itu bisa digunakan warga untuk menyewa rumah jelang puasa dan lebaran.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eOpsi ini menjadi salah satu solusi, mengingat kondisi waktu pembangunan 13.348 unit Huntara yang sudah mendekati bulan suci Ramadhan, namun sebagian warga masih mengungsi didenda-tenda.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKomitmen itu ditunjukkan Pemerintah dengan membuka mekanisme pelaporan DTH.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTapi, DTH itu hanya berlaku bagi warga yang rumahnya hilang dan rusak berat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDTH merupakan bantuan sementara yang diberikan Pemerintah, sambil menunggu proses rehabilitasi rumah atau pembangunan hunian tetap (Huntap).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePoinnya, Jika menerima DTH tidak akan mendapatkan Huntara lagi, namun tetap mendapatkan Huntap.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBERIKUT KRITERIA DAN SYARAT MENERIMA DTH<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePemerintah menetapkan Kriteria Khusus Penerima DTH, yakni:<br \/>\n\u200eRumah warga dinyatakan hilang, hanyut, atau rusak berat (Khusus untuk Rumah Rusak Berat menunggu hasil Verifikasi Lapangan).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTidak memungkinkan untuk ditempati kembali.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eWarga tidak memiliki hunian alternatif yang layak.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eWarga bisa melaporkan hal itu ke pihak Desa, walaupun telah terdaftar ditahap I atau II penerima Huntara. Nantinya Desa akan memberikan pilihan mau Huntara atau DTH.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSedangkan verifikasi lapangan akan dilakukan oleh aparatur Desa, Kecamatan, serta Dinas PU dan BPBD.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePelaporan ini menjadi dasar bagi Pemerintah Daerah untuk menetapkan daftar penerima DTH secara resmi melalui keputusan Kepala Daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKOMITMEN PEMERINTAH DAERAH<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan bahwa DTH bukan sekadar bantuan, melainkan bagian dari tanggung jawab negara dalam fase rehabilitasi pascabencana, agar warga tidak terlalu lama hidup dalam kondisi darurat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKami meminta aparatur desa proaktif mendata dan membantu warga yang rumahnya benar-benar hilang agar tidak ada yang terlewat dari haknya,\u201d demikian penegasan pemerintah daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eUntuk itu, Pemerintah daerah mengimbau masyarakat Segera melapor ke Desa, juga tidak ragu menyampaikan kondisi sebenarnya. Itu guna menghindari informasi yang tidak benar agar penyaluran tepat sasaran<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDengan adanya mekanisme ini, diharapkan penyaluran DTH di Aceh Tamiang dapat berjalan adil, transparan, dan berpihak kepada korban bencana, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak banjir.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karang Baru, Dailymail Indonesia Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/23\/pemerintah-pusat-siapkan-dana-tunggu-hunian-rp600-ribu-per-bulan-bagi-korban-banjir-rumah-hilang-dan-rusak-berat\/\" title=\"Pemerintah Pusat Siapkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu per Bulan bagi Korban Banjir Rumah Hilang dan Rusak Berat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":46820,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-46818","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46821,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46818\/revisions\/46821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46818"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=46818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}