{"id":45592,"date":"2026-01-09T15:17:42","date_gmt":"2026-01-09T08:17:42","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=45592"},"modified":"2026-01-09T15:17:42","modified_gmt":"2026-01-09T08:17:42","slug":"warga-aceh-terdampak-bencana-berpeluang-ikut-program-pekerja-migran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/09\/warga-aceh-terdampak-bencana-berpeluang-ikut-program-pekerja-migran\/","title":{"rendered":"Warga Aceh Terdampak Bencana Berpeluang Ikut Program Pekerja Migran"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong> &#8211; Pemerintah membuka peluang bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor untuk mengikuti program penempatan pekerja migran ke luar negeri. Kebijakan ini disiapkan sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi bagi warga di wilayah terdampak bencana, khususnya di Pulau Sumatera.<\/p>\n<p>Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, mengatakan bahwa warga dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan menjadi prioritas dalam program pelatihan dan penempatan kerja ke luar negeri. Langkah ini sejalan dengan program percepatan (quick win) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penempatan 500 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI).<\/p>\n<p>\u201cTarget kita 500 ribu penempatan. Sebanyak 300 ribu dari program SMK Go Global dan 200 ribu dari jalur umum. Daerah-daerah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan kita prioritaskan,\u201d ujar Mukhtarudin, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (8\/1\/2025).<\/p>\n<p>Ia menegaskan, masyarakat Aceh yang terdampak bencana tidak akan langsung diberangkatkan, melainkan terlebih dahulu difasilitasi dengan pelatihan keterampilan. Pelatihan tersebut bertujuan menyiapkan calon pekerja migran agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.<\/p>\n<p>\u201cWarga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak akan kita fasilitasi pelatihannya, kemudian penempatannya untuk bekerja di luar negeri,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, Mukhtarudin juga menaruh perhatian terhadap keluarga pekerja migran yang ikut terdampak bencana. Ia menyampaikan bahwa kementeriannya akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial guna memberikan pendampingan dan bantuan sosial bagi keluarga yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Program ini diharapkan tidak hanya membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak bencana, tetapi juga menjadi solusi jangka menengah dalam mendorong pemulihan ekonomi daerah melalui penempatan pekerja migran yang terampil dan terlindungi.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Pemerintah membuka peluang bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/09\/warga-aceh-terdampak-bencana-berpeluang-ikut-program-pekerja-migran\/\" title=\"Warga Aceh Terdampak Bencana Berpeluang Ikut Program Pekerja Migran\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":45593,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[31,2911],"tags":[14861,14860,14789],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-45592","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-nasional","8":"category-news","9":"tag-migran","10":"tag-pekerja","11":"tag-program"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45592"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45594,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45592\/revisions\/45594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45592"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=45592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}