{"id":44282,"date":"2025-12-23T21:43:52","date_gmt":"2025-12-23T14:43:52","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=44282"},"modified":"2025-12-23T21:43:52","modified_gmt":"2025-12-23T14:43:52","slug":"atasi-kelangkaan-elpiji-3-kg-pemkab-aceh-besar-salurkan-hampir-160-ribu-tabung-ke-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/23\/atasi-kelangkaan-elpiji-3-kg-pemkab-aceh-besar-salurkan-hampir-160-ribu-tabung-ke-masyarakat\/","title":{"rendered":"Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pemkab Aceh Besar Salurkan Hampir 160 Ribu Tabung ke Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kota Jantho \u2013<\/strong> Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Aceh terus berupaya memenuhi kebutuhan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram bagi masyarakat. Hingga saat ini, ribuan tabung elpiji 3 kg telah disalurkan ke berbagai wilayah di Aceh Besar.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, di Kota Jantho, Selasa (23\/12\/2025). Ia menjelaskan bahwa terputusnya sejumlah jalur transportasi darat akibat kondisi tertentu berdampak pada terganggunya pasokan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk elpiji bersubsidi 3 kg.<\/p>\n<p>Menurut Bupati, menyikapi keterbatasan pasokan gas elpiji di pasaran, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris dan Drs. H. Syukri A. Jalil, langsung mengambil langkah strategis dengan menggandeng PT Pertamina Patra Niaga Aceh guna memperlancar distribusi gas subsidi ke masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPemkab Aceh Besar memberikan perhatian penuh terhadap kesulitan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan dasar, termasuk gas elpiji 3 kg. Oleh karena itu, kami melakukan pendekatan intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga agar distribusi gas bersubsidi ke pangkalan-pangkalan di Aceh Besar berjalan lancar, termasuk melalui operasi pasar,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, hingga 22 Desember 2025, penyaluran gas elpiji 3 kg melalui operasi pasar telah mencapai 56.560 tabung. Selain itu, sebanyak 103.350 tabung disalurkan melalui jaringan pangkalan resmi. Dengan demikian, total elpiji bersubsidi yang telah tersalurkan mencapai 159.910 tabung.<\/p>\n<p>\u201cJika dibandingkan dengan jumlah rumah tangga di Aceh Besar, kami perkirakan setiap kepala keluarga telah mendapatkan gas elpiji 3 kg,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Aceh Besar, Darwan Asrizal, SE, MT, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan, pemantauan, serta pendampingan langsung terhadap proses penyaluran gas elpiji bersubsidi agar sesuai dengan kuota dan tepat sasaran.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, pengawasan dilakukan bersama Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Penyaluran LPG 3 Kg Bersubsidi Kabupaten Aceh Besar.<\/p>\n<p>\u201cSelain melalui pangkalan, saat ini kami juga meminta PT Pertamina Patra Niaga untuk mendistribusikan gas elpiji melalui kecamatan. Dengan cara ini, diharapkan penyaluran menjadi lebih proporsional dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan,\u201d tuturnya.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Jantho \u2013 Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan PT Pertamina <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/23\/atasi-kelangkaan-elpiji-3-kg-pemkab-aceh-besar-salurkan-hampir-160-ribu-tabung-ke-masyarakat\/\" title=\"Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pemkab Aceh Besar Salurkan Hampir 160 Ribu Tabung ke Masyarakat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":44283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[14292,14291,14171,14293],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-44282","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar","8":"tag-160-ribu","9":"tag-hampir","10":"tag-masyarakat","11":"tag-tabung"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44282"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44284,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44282\/revisions\/44284"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44282"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=44282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}