{"id":42591,"date":"2025-11-28T14:02:28","date_gmt":"2025-11-28T07:02:28","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=42591"},"modified":"2025-11-28T14:03:39","modified_gmt":"2025-11-28T07:03:39","slug":"pemerintah-aceh-gelar-rapat-darurat-fokus-evakuasi-dan-distribusi-logistik-korban-banjir-longsor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/28\/pemerintah-aceh-gelar-rapat-darurat-fokus-evakuasi-dan-distribusi-logistik-korban-banjir-longsor\/","title":{"rendered":"Pemerintah Aceh Gelar Rapat Darurat, Fokus Evakuasi dan Distribusi Logistik Korban Banjir-Longsor"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH \u2013<\/strong> Pemerintah Aceh menggelar rapat darurat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten\/kota di Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, Jumat (28\/11\/2025). Rapat dipimpin Sekda Aceh, M. Nasir, dan dihadiri unsur TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan BPBA.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut, Sekda Aceh menegaskan bahwa situasi di lapangan masih kritis. Ia menyebut masih terdapat warga yang terjebak banjir, hilang, serta beberapa wilayah yang sepenuhnya terisolasi.<\/p>\n<p>\u201cKita perlu langkah awal bahwa kondisi masih ada yang dalam banjir dan harus dievakuasi segera. Masih ada orang hilang dan perlu dicari. Kita juga perlu menjangkau masyarakat yang terisolir,\u201d ujar M. Nasir.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sejumlah titik di wilayah hilir sungai juga berpotensi kembali mengalami banjir susulan. Karena itu, pemerintah membutuhkan data cepat dan akurat mengenai jumlah korban serta lokasi yang terdampak di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.<\/p>\n<p>\u201cSampai hari ini masih ada masyarakat yang menyangkut di atap rumah, sudah beberapa hari tanpa makanan. Ini harus diprioritaskan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Husain, melaporkan bahwa timnya sejak awal bencana telah melakukan operasi penyelamatan di berbagai lokasi, termasuk Pidie Jaya dan Bireuen.<\/p>\n<p>\u201cPidie Jaya sudah tiga hari kami tangani. Semalam kami bergerak ke Bireuen, memanfaatkan Starlink untuk komunikasi. Sampai semalam masih ada orang yang menyangkut,\u201d kata Al Husain.<\/p>\n<p>Ia juga mengungkapkan kondisi darurat di Bireuen, di mana warga mulai panik akibat stok logistik yang menipis. \u201cDi Bireuen bahkan orang mulai anarkis karena tak ada lagi stok logistik. Saat ini yang paling dibutuhkan adalah evakuasi dan makanan untuk korban,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dari unsur TNI, Aster Kasdam Iskandar Muda, Fransisco, menyampaikan bahwa dua pesawat Hercules telah tiba membawa bantuan teknologi komunikasi.<\/p>\n<p>\u201cHari ini dua Hercules datang membawa 28 unit Starlink yang akan dibagi ke tiga daerah rawan untuk memperkuat komunikasi dan mempercepat distribusi bantuan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Pemerintah Aceh menegaskan akan terus memaksimalkan koordinasi lintas lembaga untuk membuka akses wilayah terisolir, mempercepat evakuasi warga, dan memastikan bantuan logistik sampai kepada masyarakat terdampak. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Pemerintah Aceh menggelar rapat darurat penanganan bencana banjir dan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/28\/pemerintah-aceh-gelar-rapat-darurat-fokus-evakuasi-dan-distribusi-logistik-korban-banjir-longsor\/\" title=\"Pemerintah Aceh Gelar Rapat Darurat, Fokus Evakuasi dan Distribusi Logistik Korban Banjir-Longsor\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":42592,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1320],"tags":[13560,13559],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-42591","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemerintah-aceh","8":"tag-fokus-evakuasi-dan-distribusi-logistik-korban-banjir-longsor","9":"tag-pemerintah-aceh-gelar-rapat-darurat"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42591","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42591"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42593,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42591\/revisions\/42593"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42591"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=42591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}