{"id":42427,"date":"2025-11-25T17:01:19","date_gmt":"2025-11-25T10:01:19","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=42427"},"modified":"2025-11-25T17:02:57","modified_gmt":"2025-11-25T10:02:57","slug":"fllaj-aceh-sepakat-tutup-u-turn-lamreung-dan-buka-akses-baru-depan-meuligoe-wali-nanggroe-untuk-tingkatkan-keselamatan-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/25\/fllaj-aceh-sepakat-tutup-u-turn-lamreung-dan-buka-akses-baru-depan-meuligoe-wali-nanggroe-untuk-tingkatkan-keselamatan-jalan\/","title":{"rendered":"FLLAJ Aceh Sepakat Tutup U-Turn Lamreung dan Buka Akses Baru Depan Meuligoe Wali Nanggroe untuk Tingkatkan Keselamatan Jalan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Aceh resmi menyepakati penataan ulang akses putar balik (u-turn) di Jalan Nasional Soekarno Hatta, Aceh Besar. Keputusan ini diambil dalam rapat finalisasi di Kantor Dinas Perhubungan Aceh, Selasa (25\/11\/2025).<\/p>\n<p>setelah tim gabungan melakukan survei teknis dan observasi lalu lintas pada beberapa titik krusial, terutama kawasan Lamreung dan sekitar Meuligoe Wali Nanggroe.<\/p>\n<p>Pertemuan tersebut melibatkan berbagai unsur, yakni Dishub Aceh, Ditlantas Polda Aceh, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), serta Dinas PUPR Aceh.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menjelaskan bahwa pembukaan median baru di depan Meuligoe Wali Nanggroe dianggap perlu untuk memenuhi kebutuhan akses langsung, termasuk mobilitas masyarakat dan kepentingan darurat menuju fasilitas kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cSelama ini pengguna jalan harus memutar terlalu jauh. Ini tidak efisien, terutama untuk kebutuhan emergency. Berdasarkan kajian teknis, membuka median di depan Meuligoe sangat memungkinkan, dan BPTD sebagai pihak berwenang juga sudah memberikan rekomendasi,\u201d ujar T. Faisal.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-42430\" src=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_2025-11-25-17-01-54-60_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6.jpg\" alt=\"\" width=\"1079\" height=\"1234\" srcset=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_2025-11-25-17-01-54-60_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6.jpg 1079w, https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_2025-11-25-17-01-54-60_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6-768x878.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1079px) 100vw, 1079px\" \/>Ia memastikan BPJN Aceh akan melaksanakan pekerjaan pembukaan median tersebut pada tahun 2025. Sementara itu, u-turn lama di Lamreung diputuskan ditutup karena menjadi titik rawan kecelakaan.<\/p>\n<p>\u201cDi Lamreung sudah disepakati ditutup. Tahun ini kita mulai penanganan awal dengan water barrier, sementara konstruksi permanen akan kita lakukan melalui anggaran berikutnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p><strong>Kajian Teknis: U-Turn Baru Lebih Aman<\/strong><\/p>\n<p>Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Aceh, Daniel Sarumaha, menyampaikan bahwa tim telah melakukan inventarisasi kondisi kawasan, termasuk pemukiman, sekolah, hingga rumah sakit di sekitar jalur nasional tersebut.<\/p>\n<p>\u201cU-turn Lamreung sangat padat pada jam sibuk dan sering menimbulkan kendaraan melawan arus. Sebaliknya, area depan Meuligoe Wali Nanggroe lebih aman karena tidak berdekatan dengan pemukiman padat,\u201d jelas Daniel.<\/p>\n<p><strong>Data Kecelakaan Jadi Pertimbangan Utama<\/strong><\/p>\n<p>Perwakilan BPTD Kelas II Aceh, M. Taruna, mengungkapkan bahwa berdasarkan data kecelakaan 2023\u20132024, Jalan Soekarno Hatta mencatat 165 kasus kecelakaan. Di titik u-turn Lamreung saja, antrian bisa mencapai lebih dari seratus kendaraan setiap jam pada waktu sibuk.<\/p>\n<p>\u201cIni kawasan rawan kecelakaan. Karena itu u-turn lama direkomendasikan untuk ditutup. Sementara bukaan baru idealnya memiliki lebar 27 meter agar standar keselamatan terpenuhi,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p><strong>PUPR: Penutupan Harus Permanen<\/strong><\/p>\n<p>Sekretaris Dinas PUPR Aceh, A. Ricky Soehady, menegaskan bahwa penutupan u-turn Lamreung harus dilakukan secara permanen untuk menghindari pembongkaran oleh pengguna jalan.<\/p>\n<p>\u201cWater barrier hanya bersifat sementara. Tahun depan harus dipatenkan dengan konstruksi permanen. Bukaan baru juga perlu dilengkapi lampu penerangan dan rambu yang memadai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Sosialisasi dan Pengaturan Lalu Lintas Selama Masa Transisi<\/strong><\/p>\n<p>Seluruh unsur FLLAJ Aceh sepakat untuk melakukan sosialisasi masif kepada masyarakat, menyiapkan rambu sementara, serta menempatkan petugas di lapangan selama masa transisi penutupan u-turn lama dan pembukaan putar balik baru di depan Meuligoe Wali Nanggroe.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Aceh resmi <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/25\/fllaj-aceh-sepakat-tutup-u-turn-lamreung-dan-buka-akses-baru-depan-meuligoe-wali-nanggroe-untuk-tingkatkan-keselamatan-jalan\/\" title=\"FLLAJ Aceh Sepakat Tutup U-Turn Lamreung dan Buka Akses Baru Depan Meuligoe Wali Nanggroe untuk Tingkatkan Keselamatan Jalan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":42428,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[10789],"tags":[11729,13482,13483,13484],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-42427","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-perhubungan-aceh","8":"tag-dishubaceh","9":"tag-forumllaj","10":"tag-manajemenlalulintas","11":"tag-rekayasalalulintas"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42427"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42427\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42432,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42427\/revisions\/42432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42428"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42427"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42427"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42427"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=42427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}