{"id":42396,"date":"2025-11-25T14:43:49","date_gmt":"2025-11-25T07:43:49","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=42396"},"modified":"2025-11-25T14:44:34","modified_gmt":"2025-11-25T07:44:34","slug":"siaga-satu-antisipasi-banjir-bupati-keluarkan-instruksi-tegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/25\/siaga-satu-antisipasi-banjir-bupati-keluarkan-instruksi-tegas\/","title":{"rendered":"Siaga Bencana : Antisipasi Banjir, Bupati Keluarkan Instruksi Tegas!"},"content":{"rendered":"<p>Karang Baru, Dailymail Indonesia<\/p>\n<p>Menyikapi prediksi cuaca ekstrem menjelang akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bergerak cepat .<\/p>\n<p>Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (P). Drs. Armia Pahmi, MH., mengeluarkan instruksi siaga bencana dan himbauan tegas kepada seluruh elemen masyarakat terkait potensi peningkatan curah hujan yang signifikan.<\/p>\n<p>Selanjutnya dengan mengamati sejarah panjang bencana banjir yang menghantui Aceh Tamiang dibeberapa wilayah yang mengalami banjir, maka Instruksi kali ini bertujuan memastikan pemerintah daerah siap bertindak sebelum bencana benar-benar teejadi.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Bupati Armia kepada awak media, Selasa, 25 November 2025,<\/p>\n<p>Bupati Armia Pahmi menekankan pentingnya langkah antisipatif, mengingat bencana banjir musiman kerap melanda wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>&#8220;Himbauan saya kepada seluruh Masyarakat Aceh Tamiang, dengan situasi cuaca yang menunjukkan curah hujan yang tinggi saat ini, kita harus segera melakukan persiapan dini,&#8221; kata\u00a0Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (P). Drs. Armia Pahmi, MH.<\/p>\n<p>Lanjut Bupati Armia, ada empat poin utama yang wajib dilaksanakan oleh perangkat daerah dan menjadi perhatian masyarakat:<\/p>\n<p>Seperti, Antisipasi dan Evakuasi Dini.<\/p>\n<p>Masyarakat diimbau untuk aktif berpartisipasi dalam sosialisasi dan himbauan kesiapsiagaan.<\/p>\n<p>Selain itu, Para Datok (Kepala Desa) diinstruksikan segera menyiapkan dan menetapkan lokasi-lokasi yang aman untuk pengungsian guna mempermudah proses evakuasi apabila terjadi banjir di daerahnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu.<\/p>\n<p>Pembentukan Satgas Bencana Alam segera diaktifkan dan diperkuat, melibatkan kolaborasi solid dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan kemanusiaan.<\/p>\n<p>Terus Kesiapsiagaan Sektor Kesehatan.<\/p>\n<p>Dinas Kesehatan diperintahkan untuk menyiapkan dan menempatkan tenaga kesehatan hingga ke tingkat desa.<\/p>\n<p>&#8220;Langkah ini untuk mengantisipasi peningkatan kasus penyakit yang mungkin timbul akibat perubahan cuaca ekstrem maupun yang terdampak langsung oleh banjir,&#8221; kata Bupati Armia.<\/p>\n<p>Penyediaan Bantuan Kemanusiaan.<\/p>\n<p>Logistik dan bantuan kemanusiaan disiapkan sedini mungkin untuk masyarakat terdampak. Ini mencakup pembentukan Dapur Umum, penyiapan tenda-tenda pengungsian, serta kebutuhan dasar lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Instruksi ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kerugian material dan korban jiwa. Memastikan Kabupaten Aceh Tamiang memiliki sistem respons bencana yang cepat, terpadu, dan terorganisir,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karang Baru, Dailymail Indonesia Menyikapi prediksi cuaca ekstrem menjelang akhir tahun, Pemerintah <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/25\/siaga-satu-antisipasi-banjir-bupati-keluarkan-instruksi-tegas\/\" title=\"Siaga Bencana : Antisipasi Banjir, Bupati Keluarkan Instruksi Tegas!\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":42397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-42396","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42396"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42396\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42399,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42396\/revisions\/42399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42396"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=42396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}