{"id":42037,"date":"2025-11-19T16:42:58","date_gmt":"2025-11-19T09:42:58","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=42037"},"modified":"2025-11-19T16:46:36","modified_gmt":"2025-11-19T09:46:36","slug":"wagub-aceh-resmikan-dapur-mbg-di-pidie-jaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/19\/wagub-aceh-resmikan-dapur-mbg-di-pidie-jaya\/","title":{"rendered":"Wagub Aceh Resmikan Dapur MBG di Pidie Jaya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pidie Jaya \u2014<\/strong> Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meresmikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Meunasah Krueng, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (19\/11\/2025). Peresmian ini menandai langkah percepatan realisasi program prioritas nasional di Aceh.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Wagub menyebutkan bahwa Aceh memiliki 585 titik SPPG dengan 1,7 juta penerima manfaat, yang membutuhkan 18 ribu relawan untuk operasional penuh. Hingga kini, 457 titik MBG sudah berjalan, dan pemerintah menargetkan seluruh titik berfungsi maksimal pada tahun 2026.<\/p>\n<p>\u201cDi Pidie Jaya, akhir tahun ini semua jatah SPPG harus berjalan. Harus selesai,\u201d tegas Fadhlullah.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa penguatan program SPPG dan MBG akan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.<\/p>\n<p>Fadhlullah menekankan pentingnya gizi anak dan variasi menu. Pemerintah telah menyiapkan aplikasi menu MBG sebagai panduan memasak di dapur-dapur SPPG.<\/p>\n<p>\u201cJangan monoton itu itu saja, sehingga anak anak bosan mengkonsumsinya,&#8221; ujar Fadhlullah.<\/p>\n<p>Wagub mengatakan, masyarakat Aceh harus memproduksi sendiri bahan pokok yang dibutuhkan untuk keperluan MBG. Salah satu bahan yang paling dibutuhkan adalah telur.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan sampai kebutuhan telur bergantung sepenuhnya ke Medan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Wagub juga mengimbau seluruh pemerintah kabupaten\/kota mempercepat operasional Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) sebagai pemasok kebutuhan dapur MBG. Aceh menargetkan pembangunan 6.498 Kopdes Merah Putih sebagai simpul ekonomi lokal.<\/p>\n<p>\u201cMbg dan Kopdes Merah Putih adalah program prioritas Presiden. Kita ingin kebutuhan pokok untuk SPPG disuplai dari desa sendiri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pijay Masih Tertinggi Stunting di Aceh<\/p>\n<p>Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, dalam kesempatan itu menyoroti kondisi daerahnya yang masih menghadapi persoalan serius.<\/p>\n<p>\u201cAngka stunting kita 31,9 persen, tertinggi di Aceh. Kemiskinan juga nomor empat tertinggi. Semoga SPPG dapat menurunkan angka stunting,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hasan Basri meminta dukungan tambahan alokasi SPPG, terutama untuk siswa, ibu hamil, dan santri dayah yang belum seluruhnya terlayani.<\/p>\n<p>\u201cMohon bantuan Pak Wagub agar semua pihak yang berhak bisa menerima MBG program Presiden Prabowo ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Wabup juga meminta agar setiap SPPG menyediakan menu bergizi sesuai standar serta menjaga kualitas makanan. Ia menekankan agar jumlah porsi per dapur tidak melebihi 3.000 porsi, demi menjaga kualitas nasi yang sering keras bila dimasak terlalu dini.<\/p>\n<p>Selain itu, Hasan berharap seluruh kebutuhan dapur MBG dibelanjakan di wilayah Pidie Jaya.<\/p>\n<p>\u201cJika semua SPPG belanja di Pidie Jaya, ekonomi masyarakat akan hidup,\u201d pungkas Hasan Basri.<\/p>\n<p>Peresmian dapur MBG di Ulim menjadi salah satu langkah penting upaya percepatan pengentasan stunting dan penguatan ekonomi lokal di Pidie Jaya, sejalan dengan kebijakan nasional. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pidie Jaya \u2014 Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meresmikan dapur Makan Bergizi Gratis <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/19\/wagub-aceh-resmikan-dapur-mbg-di-pidie-jaya\/\" title=\"Wagub Aceh Resmikan Dapur MBG di Pidie Jaya\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":42038,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1320],"tags":[13320],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-42037","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemerintah-aceh","8":"tag-wagub-aceh-resmikan-dapur-mbg-di-pidie-jaya"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42037"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42039,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42037\/revisions\/42039"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42038"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42037"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=42037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}