{"id":41826,"date":"2025-11-16T16:46:05","date_gmt":"2025-11-16T09:46:05","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=41826"},"modified":"2025-11-16T16:46:05","modified_gmt":"2025-11-16T09:46:05","slug":"istri-pedagang-bakso-yang-ditembak-mati-di-lhokseumawe-ungkap-detik-detik-suami-dijemput-pelaku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/16\/istri-pedagang-bakso-yang-ditembak-mati-di-lhokseumawe-ungkap-detik-detik-suami-dijemput-pelaku\/","title":{"rendered":"Istri Pedagang Bakso yang Ditembak Mati di Lhokseumawe Ungkap Detik-detik Suami Dijemput Pelaku"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Lhokseumawe<\/strong> \u2013 Marlina Yanti (42), istri dari Muhammad Nasir, pedagang bakso yang ditembak mati di Desa Alue Liem, Kota Lhokseumawe, pada Senin (10\/11\/2025), akhirnya angkat bicara mengenai tragedi yang menimpa suaminya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Marlina menceritakan bahwa pada malam kejadian, seorang pria berinisial A, warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, datang ke rumah mereka bersama seorang lelaki lainnya. Pelaku datang dengan sikap seolah-olah akrab, sehingga membuat suaminya merasa sungkan untuk menolak ajakan berbicara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cDia datang sok kenal. Suami saya sebenarnya heran, tapi tetap melayani pembicaraannya. Saat itu dia sangat ramah,\u201d ujar Marlina, Sabtu (15\/11\/2025).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bahkan sebelum beranjak, pelaku sempat mengajak korban berswafoto. Foto inilah yang kemudian tersebar di media sosial dan sempat membuat netizen mengira mereka adalah teman dekat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pelaku, kata Marlina, bahkan sempat berkata, \u201cAbang lupa sama aku, aku kawan lama abang.\u201d Mereka pun berbicara sebentar di depan rumah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setelah itu, pelaku mengajak suaminya ke sebuah warung kopi berjarak sekitar 10 meter dari rumah. Saat hal itu terjadi, anak mereka sedang bermain layang-layang di teras. Tak lama berselang, terdengar suara tembakan dari arah jembatan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cSaya langsung tahu ada yang tidak beres. Ternyata suami saya sudah ditembak di sana,\u201d ucapnya dengan suara berat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Marlina mengaku hanya mengenali wajah dua pelaku yang datang ke rumah. Sementara pelaku lain yang berada di dalam mobil tidak bisa ia lihat karena mobil berwarna hitam dan tidak jelas berapa orang di dalamnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia berharap polisi mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap semua pelaku.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKalau bisa, tangkap semuanya. Tegakkan keadilan. Sakit kali mereka buat, di depan anak-anak saya,\u201d katanya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kini Marlina berjuang menghidupi dua anaknya dengan berjualan bakso, meneruskan usaha yang sebelumnya dikelola suaminya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cSaya bertahan dengan jualan bakso ini. Inilah mata pencaharian untuk membesarkan anak-anak. Lihatlah bagaimana rumah saya,\u201d ujarnya lirih.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lhokseumawe \u2013 Marlina Yanti (42), istri dari Muhammad Nasir, pedagang bakso yang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/16\/istri-pedagang-bakso-yang-ditembak-mati-di-lhokseumawe-ungkap-detik-detik-suami-dijemput-pelaku\/\" title=\"Istri Pedagang Bakso yang Ditembak Mati di Lhokseumawe Ungkap Detik-detik Suami Dijemput Pelaku\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":41827,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[13228,13225,13224,13226,13227],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-41826","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-dijemput-pelaku","9":"tag-ditembak-mati","10":"tag-istri-pedagang-bakso","11":"tag-lhokseumawe","12":"tag-ungkap-detik-detik-suami"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41826"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41828,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41826\/revisions\/41828"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41826"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=41826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}