{"id":41684,"date":"2025-11-14T18:45:43","date_gmt":"2025-11-14T11:45:43","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=41684"},"modified":"2025-11-14T18:46:48","modified_gmt":"2025-11-14T11:46:48","slug":"gubernur-aceh-kukuhkan-kepala-bpkp-baru-ungkap-janji-presiden-bantu-keruk-muara-pelabuhan-di-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/14\/gubernur-aceh-kukuhkan-kepala-bpkp-baru-ungkap-janji-presiden-bantu-keruk-muara-pelabuhan-di-aceh\/","title":{"rendered":"Gubernur Aceh Kukuhkan Kepala BPKP Baru, Ungkap Janji Presiden Bantu Keruk Muara Pelabuhan di Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Gubernur Aceh Muzakir Manaf resmi mengukuhkan Nanang Agus Sutrisno sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh dalam sebuah prosesi sederhana di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, Jumat, 14 November 2025.<\/p>\n<p>\u201cSelamat dan sukses kepada Pak Nanang. Mudah-mudahan betah di Aceh dan semakin memperkuat pengawasan keuangan daerah,\u201d kata Mualem membuka sambutan.<\/p>\n<p>Namun di luar sambutan seremoni, Gubernur yang akrab disapa Mualem itu mengungkap hasil pertemuan terbarunya dengan Presiden.<\/p>\n<p>Ia kemudian menuturkan keluhan utama yang ia sampaikan kepada Presiden malam sebelumnya: hampir semua muara pelabuhan di Aceh mengalami pendangkalan parah.<\/p>\n<p>\u201cAda sedimen atau pasir menumpuk di semua kuala. Akibatnya nelayan harus menunggu air pasang setiap mau pergi atau pulang melaut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Mualem, sekitar 95 persen kuala di Aceh berada dalam kondisi dangkal dan membutuhkan pengerukan total. Ia meminta agar pengerukan dilakukan secara permanen serta memastikan sedimen dibuang keluar kawasan kuala agar tidak kembali menumpuk.<\/p>\n<p>Di hadapan jajaran BPKP, Mualem mengaku mendapat respons positif dari Presiden.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah Pak Presiden menyetujui. Tahun depan ditambah dana untuk pengerukan kuala dan untuk dana abadi mantan kombatan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Gubernur berharap BPKP Aceh dapat mengawal program besar tersebut agar dana segera cair dan penggunaannya tepat sasaran.<\/p>\n<p>Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Negara BPKP RI, Setya Nugraha, yang turut hadir, menegaskan komitmen lembaganya.<\/p>\n<p>\u201cBPKP hadir untuk mengawal akuntabilitas keuangan di Aceh. Kami sadar dinamika pemerintahan sangat turbulen. Karena itu, Bapak punya BPKP untuk diminta bantuan dan dukungan dalam melaksanakan pembangunan,\u201d kata Setya.<\/p>\n<p>Ia menyebut BPKP siap mendampingi pemerintah Aceh dalam berbagai agenda penting. \u201cAda BPKP sahabat gubernur yang siap membantu kapan saja, dari menghitung potensi kerugian negara, memetakan titik rawan, memastikan efektivitas pembangunan daerah, hingga pencegahan kecurangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Setya berharap kehadiran BPKP di Aceh benar-benar memberi nilai tambah. \u201cKami ingin hadir memberi manfaat, terutama di Bumi Serambi Mekkah.\u201d []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Gubernur Aceh Muzakir Manaf resmi mengukuhkan Nanang Agus Sutrisno <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/14\/gubernur-aceh-kukuhkan-kepala-bpkp-baru-ungkap-janji-presiden-bantu-keruk-muara-pelabuhan-di-aceh\/\" title=\"Gubernur Aceh Kukuhkan Kepala BPKP Baru, Ungkap Janji Presiden Bantu Keruk Muara Pelabuhan di Aceh\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":41685,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1320],"tags":[13141,13142],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-41684","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemerintah-aceh","8":"tag-gubernur-aceh-kukuhkan-kepala-bpkp-baru","9":"tag-ungkap-janji-presiden-bantu-keruk-muara-pelabuhan-di-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41684","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41684"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41686,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41684\/revisions\/41686"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41684"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=41684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}