{"id":41642,"date":"2025-11-14T12:18:33","date_gmt":"2025-11-14T05:18:33","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=41642"},"modified":"2025-11-14T12:19:35","modified_gmt":"2025-11-14T05:19:35","slug":"kua-ppas-belum-masuk-ke-dprk-bappeda-aceh-besar-sedang-difinalkan-di-sipd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/14\/kua-ppas-belum-masuk-ke-dprk-bappeda-aceh-besar-sedang-difinalkan-di-sipd\/","title":{"rendered":"KUA\u2013PPAS Belum Masuk ke DPRK, Bappeda Aceh Besar: Sedang Difinalkan di SIPD"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kota Jantho \u2013<\/strong> Kepala Bappeda Aceh Besar, Rahmawati, SPd, MSi, menegaskan bahwa dokumen KUA\u2013PPAS Tahun 2026 saat ini masih dalam proses finalisasi di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas kabar bahwa DPRK Aceh Besar belum menerima dokumen tersebut dari pihak eksekutif.<\/p>\n<p>Rahmawati menjelaskan, penyusunan KUA\u2013PPAS tidak bisa dilakukan tanpa menuntaskan rangkaian dokumen perencanaan yang lebih besar. Mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hingga Rencana Strategis (Renstra) OPD, semuanya wajib diinput terlebih dahulu ke dalam SIPD sebelum masuk ke tahapan penyusunan KUA\u2013PPAS.<\/p>\n<p>\u201cKita harus menyelesaikan input RPJMD dan Renstra OPD sebagai dasar penyusunan rencana kerja pemerintah daerah. Proses ini memang membutuhkan waktu, karena semua dilakukan berjenjang dan terintegrasi dalam SIPD,\u201d ujar Rahmawati, Kamis (13\/11\/2025).<\/p>\n<p>Menurutnya, Renstra OPD menjadi pijakan untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) OPD yang selanjutnya digunakan untuk menentukan prioritas anggaran di KUA\u2013PPAS. Karena itu, setiap tahapan harus selesai secara sistematis dan akurat agar dokumen anggaran dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>\u201cSemua butuh proses. Insya Allah KUA\u2013PPAS akan segera kita serahkan kepada DPRK untuk dibahas dan disepakati,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Rahmawati juga membenarkan bahwa surat dari DPRK Aceh Besar terkait permintaan dokumen KUA\u2013PPAS sudah diterima pihak eksekutif. Namun, dokumen belum dapat diserahkan karena tahapan penginputan dan sinkronisasi data oleh OPD masih berjalan.<\/p>\n<p>\u201cProgram dan kegiatan strategis daerah tetap menjadi prioritas untuk dimasukkan dalam anggaran 2026. Kami berharap pokok-pokok pikiran (pokir) DPRK nantinya sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah saat ini,\u201d tutupnya.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Jantho \u2013 Kepala Bappeda Aceh Besar, Rahmawati, SPd, MSi, menegaskan bahwa <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/14\/kua-ppas-belum-masuk-ke-dprk-bappeda-aceh-besar-sedang-difinalkan-di-sipd\/\" title=\"KUA\u2013PPAS Belum Masuk ke DPRK, Bappeda Aceh Besar: Sedang Difinalkan di SIPD\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":41643,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[13123,13122],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-41642","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar","8":"tag-bappeda-aceh-besar-sedang-difinalkan-di-sipd","9":"tag-kua-ppas-belum-masuk-ke-dprk"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41642"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41644,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41642\/revisions\/41644"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41642"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=41642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}