{"id":41523,"date":"2025-11-12T22:16:51","date_gmt":"2025-11-12T15:16:51","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=41523"},"modified":"2025-11-12T22:16:51","modified_gmt":"2025-11-12T15:16:51","slug":"wali-kota-illiza-jadi-pembicara-nasional-ungkap-strategi-perempuan-banda-aceh-dorong-kebijakan-inklusif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/12\/wali-kota-illiza-jadi-pembicara-nasional-ungkap-strategi-perempuan-banda-aceh-dorong-kebijakan-inklusif\/","title":{"rendered":"Wali Kota Illiza Jadi Pembicara Nasional, Ungkap Strategi Perempuan Banda Aceh Dorong Kebijakan Inklusif"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal, menjadi salah satu pembicara dalam Lokakarya Nasional bertema \u201cKepemimpinan Perempuan dan Inklusivitas Kebijakan Publik\u201d yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI bekerja sama dengan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman, di Novotel Gajah Mada, Jakarta, Rabu (12\/11\/2025).<\/p>\n<p>Dalam forum yang dihadiri para pemimpin daerah dan aktivis perempuan dari berbagai provinsi itu, Illiza membawakan materi berjudul \u201cTantangan dan Strategi Politisi Perempuan dalam Mendorong Kebijakan Inklusif.\u201d<\/p>\n<p>Illiza menjelaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya memperluas partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah. Saat ini, tercatat satu keuchik perempuan, 90 perempuan anggota Tuha Peut Gampong, serta 130 perempuan yang menduduki jabatan struktural di jajaran pemerintah kota.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah bukti bahwa Banda Aceh terus membuka ruang bagi perempuan untuk berkontribusi. Tapi perjuangan kita belum selesai. Kita ingin perempuan bukan hanya hadir dalam angka, tapi juga kuat dalam pengaruh,\u201d ujar Illiza.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Illiza menyoroti program Women\u2019s Centered Plastic (WCP) sebagai salah satu inovasi unggulan berbasis kepemimpinan perempuan. Program ini melibatkan 210 perempuan yang mengelola 28 depot daur ulang plastik, mencakup lebih dari 60 persen wilayah kota.<\/p>\n<p>Berkat inisiatif tersebut, Banda Aceh berhasil meraih Grand Prize CityNet SDG Awards 2025, sebuah penghargaan internasional atas kepemimpinan perempuan di bidang lingkungan.<\/p>\n<p>Selain WCP, sejumlah program lain yang digagas perempuan di Banda Aceh juga mendapat perhatian, antara lain Musrena (Musyawarah Rencana Aksi Perempuan), Balee Inong, Banda Aceh Academy, serta Gampong Ramah Anak dan Perempuan.<\/p>\n<p>\u201cSemua program ini menjadi ekosistem kepemimpinan perempuan di kota kami. Dan sesungguhnya, inspirasi ini bukanlah hal baru bagi perempuan Aceh \u2014 semangat itu telah tumbuh sejak masa Sultanah Safiatuddin, Laksamana Keumalahayati, Cut Nyak Dhien, dan Cut Meutia,\u201d pungkas Illiza.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal, menjadi salah <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/12\/wali-kota-illiza-jadi-pembicara-nasional-ungkap-strategi-perempuan-banda-aceh-dorong-kebijakan-inklusif\/\" title=\"Wali Kota Illiza Jadi Pembicara Nasional, Ungkap Strategi Perempuan Banda Aceh Dorong Kebijakan Inklusif\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":41524,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2945],"tags":[13048,13047],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-41523","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemko-banda-aceh","8":"tag-ungkap-strategi-perempuan-banda-aceh-dorong-kebijakan-inklusif","9":"tag-wali-kota-illiza-jadi-pembicara-nasional"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41523"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41523\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41525,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41523\/revisions\/41525"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41524"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41523"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=41523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}